Search for collections on Undip Repository

KEABSAHAN HUKUM DAN PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP PRAKTIK GESTATIONAL SURROGACY OLEH WNI DI AMERIKA SERIKAT. _082 PDT 2026

YANTI, CINTA AULIA BELINDA and Turisno, Bambang Eko and Widanarti, Herni (2026) KEABSAHAN HUKUM DAN PERLINDUNGAN ANAK TERHADAP PRAKTIK GESTATIONAL SURROGACY OLEH WNI DI AMERIKA SERIKAT. _082 PDT 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of CINTA AULIA BELINDA YANTI_COVER.pdf] Text
CINTA AULIA BELINDA YANTI_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of CINTA AULIA BELINDA YANTI_ABSTRAK.pdf] Text
CINTA AULIA BELINDA YANTI_ABSTRAK.pdf

Download (240kB)
[thumbnail of CINTA AULIA BELINDA YANTI_BAB I.pdf] Text
CINTA AULIA BELINDA YANTI_BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (603kB)
[thumbnail of CINTA AULIA BELINDA YANTI_BAB II.pdf] Text
CINTA AULIA BELINDA YANTI_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (800kB)
[thumbnail of CINTA AULIA BELINDA YANTI_BAB III.pdf] Text
CINTA AULIA BELINDA YANTI_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (905kB)
[thumbnail of CINTA AULIA BELINDA YANTI_BAB IV.pdf] Text
CINTA AULIA BELINDA YANTI_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (358kB)
[thumbnail of CINTA AULIA BELINDA YANTI_DAFPUS.pdf] Text
CINTA AULIA BELINDA YANTI_DAFPUS.pdf

Download (466kB)

Abstract

Penelitian ini membahas konflik hukum lintas negara akibat praktik gestational surrogacy oleh WNI di Amerika Serikat, yang sah melalui mekanisme pre-birth order namun bertentangan dengan hukum Indonesia yang melarang surrogacy berdasarkan asas ketertiban umum. Perbedaan ini menimbulkan ketidakpastian hukum terkait status anak, hubungan keperdataan, serta administrasi kependudukan di Indonesia, yang berpotensi melanggar prinsip kepentingan terbaik anak (best interest of the child). Penelitian ini menggunakan metode doktrinal dengan pendekatan deskriptif, memanfaatkan data sekunder melalui studi kepustakaan yang dianalisis secara kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik gestational surrogacy di Amerika Serikat, khususnya di California, diakui berdasarkan prinsip lex loci contractus dan memberikan kepastian status hukum anak sebagai anak sah dari intended parents, termasuk pemenuhan hak atas kewarganegaraan, pengasuhan, kesejahteraan, dan warisan. Sebaliknya, di Indonesia praktik tersebut tidak diakui dan berpotensi batal demi hukum karena bertentangan dengan prinsip mater semper certa est, sehingga menimbulkan ketidakjelasan hubungan keperdataan dan pemenuhan hak anak. Meskipun demikian, hukum Indonesia tetap mengedepankan prinsip kepentingan terbaik anak, sehingga hak atas identitas, kewarganegaraan, kesejahteraan dan pewarisan anak tetap harus dijamin tanpa diskriminasi.
Kata kunci : gestational surrogacy, keabsahan perjanjian, perlindungan anak, perbedaan sistem hukum

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: gestational surrogacy, keabsahan perjanjian, perlindungan anak, perbedaan sistem hukum
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Perpus FH1
Date Deposited: 29 Jun 2026 08:01
Last Modified: 06 Jul 2026 03:10
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53392

Actions (login required)

View Item View Item