Purnomo, Asto Wahyuaji (2026) Biostratigrafi dan Struktur Komunitas Diatom Epipelik Sebagai Bioindikator Perubahan Kualitas Perairan Danau Matano. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Asto Wahyuaji Purnomo.zip Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
1.COVER.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
2.HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (439kB) |
|
|
Text
4.ABSTRAK.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
5.ABSTRACT.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
6.DAFTAR ISI.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
10.BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (280kB) |
|
|
Text
15.DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (326kB) |
Abstract
Danau Matano merupakan danau purba dengan endemisitas yang tinggi serta
fungsinya yang penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Namun,
tekanan antropogenik berpotensi mengakibatkan penurunan kualitas perairan.
Beberapa studi mengindikasikan adanya pencemaran di perairan danau, sehingga
diperlukan pemantauan kondisi perairan secara berkelanjutan dengan diatom
epipelik sebagai agen bioindikator yang efektif. Penelitian ini bertujuan
menganalisis struktur komunitas serta perubahan kualitas perairan danau
berdasarkan biostratigrafi diatom epipelik. Sampel sedimen danau diambil di tiga
stasiun yang mewakili lokasi penelitian. Tahap slicing sampel sedimen dilakukan
dengan interval 2 cm dan dipanaskan dengan larutan HCl 10% dan H2O2 10%,
sampel dipreparasi untuk pengamatan dan identifikasi diatom. Data diatom yang
diperoleh dianalisis menggunakan program PAST dan C2 Stratigraphy. Hasil
menunjukkan ditemukannya sebanyak 148 spesies diatom dari ketiga stasiun
sampling. Struktur komunitas ketiga stasiun memperlihatkan indeks
keanekaragaman dengan nilai 2 hingga 3,8 mengindikasikan ekosistem stabil.
Sebaran spesies relatif merata dengan indeks kemerataan 0,3 hingga 0,9, serta
tidak adanya dominansi pada ketiga stasiun, mengindikasikan perairan danau
yang relatif stabil. Berdasarkan biostratigrafi diatom epipelik, pada ketiga lokasi
penelitian diperoleh tiga zona biostratigrafi. Dominasi Gomphonema lagenula,
Mastogloia malayensis, dan Navicula radiosa mengindikasikan potensi perairan
mesotrofik di zona permukaan pada stasiun M2 dan M3. Pada stasiun M1 dan
M2 terdapat zona tandus (Kedalaman 26 – 22 cm di stasiun M1 dan 10 – 8 cm di
stasiun M2) mengindikasikan kondisi perairan danau minim nutrisi dan relatif
stabil.
Kata kunci: diatom epipelik, danau matano, bioindikator, struktur komunitas,
biostratigrafi, kualitas perairan
(NO KETERSEDIAAN : 2233/B/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 01:28 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 01:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53380 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
