SIMATUPANG, BILL EZRA BENNEDY and Njatrijani, Rinitami and Anggayasti, Umaira Hayuning (2026) LEGITIMASI SEMU: KOMODIFIKASI TRADEMARK IMITATION PADA RITEL MODERN RAMAYANA DEPARTMENT STORE. _088 DG 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
BILL EZRA BENNEDY SIMATUPANG_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (725kB) |
|
|
Text
BILL EZRA BENNEDY SIMATUPANG_ABSTRAK.pdf Download (255kB) |
|
|
Text
BILL EZRA BENNEDY SIMATUPANG_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (457kB) |
|
|
Text
BILL EZRA BENNEDY SIMATUPANG_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (411kB) |
|
|
Text
BILL EZRA BENNEDY SIMATUPANG_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (562kB) |
|
|
Text
BILL EZRA BENNEDY SIMATUPANG_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (275kB) |
|
|
Text
BILL EZRA BENNEDY SIMATUPANG_DAFPUS.pdf Download (268kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya praktik "legitimasi semu" melalui merek duplikatif yang terdaftar secara administratif namun mengandung unsur itikad tidak baik. Fenomena ini menciptakan paradoks hukum dimana legalitas formal pendaftaran justru digunakan untuk membonceng reputasi merek global. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merumuskan masalah mengenai konstruksi yuridis legitimasi semu dan tanggung jawab perdata ritel modern terhadap kerugian konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Penelitian ini juga didukung oleh data empiris melalui kuesioner untuk memvalidasi persepsi konsumen terhadap fenomena likelihood of confusion di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legitimasi semu merupakan bentuk kegagalan sistem pendaftaran merek dalam mendeteksi bad faith. Data kuesioner mengonfirmasi adanya disorientasi kognitif konsumen yang menganggap merek duplikatif terafiliasi dengan merek terkenal. Oleh karena itu, ritel modern memikul tanggung jawab perdata atas kelalaian melakukan due diligence dan kurasi merek. Disarankan bagi regulator untuk memperketat standar pemeriksaan substantif, serta bagi pelaku ritel untuk mengadopsi standar kurasi merek yang selaras dengan praktik internasional guna menjamin transparansi informasi dan perlindungan konsumen yang nyata.
Kata Kunci: Merek Duplikatif, Legitimasi Semu, Tanggung Jawab Ritel, Perlindungan Konsumen.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Merek Duplikatif, Legitimasi Semu, Tanggung Jawab Ritel, Perlindungan Konsumen. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:16 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 03:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53348 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
