Ulhaq, Dhiya and Rochana, Nana and Zakaria, Eka Dafid (2026) Studi Kasus Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien STEMI dalam Pencapaian Door-to-Wire Crossing Time ≤ 90 Menit di Instalasi Gawat Darurat RSUP Dr. Kariadi Semarang. [Experiment] (Unpublished)
|
Text
Dhiya Ulhaq_22020125210144_KIAN Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: ST-Elevation Myocardial Infarction (STEMI) merupakan kegawatan kardiovaskular akibat oklusi total arteri koroner yang menyebabkan nekrosis miokard progresif. Reperfusi dini bersifat kritis karena durasi iskemia berkaitan dengan derajat kerusakan miokard yang ireversibel. Berdasarkan prinsip time is muscle, kecepatan reperfusi menentukan luas otot jantung yang dapat diselamatkan, sehingga door-to-wire crossing time ≤90 menit menjadi indikator penting mutu reperfusi. Tujuan: Menganalisis asuhan keperawatan IGD pada pasien STEMI dalam pencapaian door-to-wire crossing time ≤90 menit. Metode: Studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan pada enam pasien STEMI yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif antarkasus. Hasil: Mayoritas pasien laki-laki, berusia 49–66 tahun, berada pada fase acute dan evolved STEMI. Pengkajian difokuskan pada pemantauan hemodinamik sebelum dan sesudah reperfusi serta penilaian nyeri dada menggunakan skala VAS. Stabilitas hemodinamik membaik signifikan pada tiga dari enam pasien, sedangkan tiga lainnya belum optimal. Skala nyeri menurun pada seluruh pasien. Door-to-wire crossing time ≤90 menit tercapai pada tiga dari enam pasien. Keterlambatan disebabkan oleh faktor pasien hingga petugas; faktor pasien meliputi kebutuhan EKG serial dan konfirmasi diagnostik, koreksi metabolik, kompleksitas lesi, serta kedatangan tanpa rujukan, sedangkan faktor petugas dan sistem meliputi keterlambatan aktivasi tim, mobilisasi operator on-call di luar jam kerja, dan antrian ruang kateterisasi. Kesimpulan: Asuhan keperawatan IGD yang cepat dan terkoordinasi mendukung stabilitas hemodinamik, penurunan nyeri, dan reperfusi tepat waktu.
| Item Type: | Experiment |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | STEMI, door-to-wire crossing time, asuhan keperawatan |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 07:55 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 08:06 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53327 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
