Search for collections on Undip Repository

FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO

AMELIA, NUR FITRI (2026) FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO NUR.pdf] Text
REPO NUR.pdf - Published Version

Download (357kB)

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan kondisi kadar hemoglobin di bawah normal yang masih menjadi masalah kesehatan global. Menurut WHO, sekitar 1,3 miliar orang (32,9%) mengalami anemia. Di Indonesia Prevalensi anemia pada remaja putri Indonesia meningkat dari 37,1% (2013) menjadi 48,9% (2018), dan di Kota Semarang tercatat 29% remaja putri mengalami anemia (2023). Perempuan berisiko lebih tinggi akibat kehilangan darah saat menstruasi, diperburuk oleh rendahnya pengetahuan gizi, pola makan tidak seimbang, dan ketidakpatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar hemoglobin pada mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Populasi studi berjumlah 81 mahasiswi yang merupakan mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan kadar hemoglobin adalah tingkat kecukupan protein (r=0,417; p=0,001), zat besi (r=0,454; p=0,000), zinc (r=0,604; p=0,000), vitamin A (r=0,318; p=0,009), dan frekuensi konsumsi suplemen Fe (r=0,233; p=0,036). Sementara itu, tingkat kecukupan energi, kalsium, vitamin C, lama menstruasi, usia, serta status ekonomi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kadar hemoglobin. Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap pencegahan anemia (r=0,754; p=0,000), namun sikap tidak berhubungan signifikan dengan asupan gizi. Kesimpulan: Sebanyak 77,8% responden memiliki kadar hemoglobin rendah. Terdapat hubungan antara kecukupan protein, zat besi, zinc, vitamin A, dan konsumsi suplemen Fe dengan kadar hemoglobin. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap, namun tidak ada hubungan antara sikap dengan asupan gizi.
Kata Kunci : kadar hemoglobin, asupan gizi, kejadian anemia, konsumsi suplemen fe

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 22 Jun 2026 04:55
Last Modified: 22 Jun 2026 04:55
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53281

Actions (login required)

View Item View Item