Priyambodo, Dafa Putra and Astuti, A.M. Endah Sri and Sutanti, Rahmi Dwi (2026) EFEKTIVITAS PEMBERIAN REHABILITASI TERHADAP PECANDU NARKOTIKA PADA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JAWA TENGAH. _016 PDN 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Dafa Putra Priyambodo-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (992kB) |
|
|
Text
Dafa Putra Priyambodo-abstrak.pdf Download (9kB) |
|
|
Text
Dafa Putra Priyambodo-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (361kB) |
|
|
Text
Dafa Putra Priyambodo-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (433kB) |
|
|
Text
Dafa Putra Priyambodo-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (747kB) |
|
|
Text
Dafa Putra Priyambodo-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (203kB) |
|
|
Text
Dafa Putra Priyambodo-dapus.pdf Download (482kB) |
|
|
Text
Dafa Putra Priyambodo-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (398kB) |
Abstract
Pengaturan mengenai narkotika diatur secara khusus di luar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yaitu diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Narkotika menjadi permasalahan serius terutama di Indonesia karena masih banyak korban penyalahguna atau pecandu narkotika di Indonesia berdasarkan laporan yang didapat dari Indonesia Drug Report.
Pemerintah Indonesia membentuk lembaga non pemerintah yakni Badan Narkotika Nasional (BNN). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris dengan spesifikasi deskriptif analitis. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan wawancara lapangan dengan petugas dan dokter yang menangani rehabilitasi. Data sekunder di dapat dari bahan hukum primer
berupa peraturan perundang-undangan dan peraturan sektoral dan didukung bahan hukum sekunder dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 ketentuan regulasi yang saling melengkapi terkait dengan rehabilitasi bagi pecandu narkotika yaitu; UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Nasional); Perka BNN No. 11 Tahun 2014; UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika; Peraturan BNN No. 6 Tahun 2022; Sema No. 4 Tahun 2010; dan PERMA No.1PB/MA Tahun 2014. Terkait dalam impelementasinya masih terdapat kesenjangan antara nora
hukum dan partik, karena perbedaan pemahaman dari aparat dan lembaga hukum. Melihat efektivitas rehabiltasi terhadap pecandu narkotika di BNNP Jawa Tengah menunjukkan perkembangan yang positif dalam meningkatnya jumlah klien yang menunjukkan pendekatan rehabilitatif diterapkan, karena program rehabilitasi
berkelanjutan menjadi faktor penting mencegah terjadinya kekambuhan (relapse). Efektivitas tidak hanya dapat diukur dari peningkatan jumlah klien tapi juga keberhasilan klien dalam menyelesaikan program rehabilitasi sampai tahap pasca rehabilitasi, namun kenyataannya masih terdapat kendala yang menjadi
tantangan mewujudkan rehabilitasi yang optimal.
Kata Kunci: Narkotika, Rehabilitasi, Implementasi Regulasi, Efektivitas Rehabilitasi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Narkotika, Rehabilitasi, Implementasi Regulasi, Efektivitas Rehabilitasi |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 09:23 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 09:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53190 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
