Search for collections on Undip Repository

Hubungan antara Jumlah Viral Load HIV RNA dengan Karakteristik Radiologi pada Pasien HIV di RSUP Dr Kariadi

Savitri, Cita Fairuz and Meutia, Yurida Binta and Kuntjoro, Lydia Purna Widyastuti Setjadiningrat and Farhanah, Nur (2026) Hubungan antara Jumlah Viral Load HIV RNA dengan Karakteristik Radiologi pada Pasien HIV di RSUP Dr Kariadi. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-KTI CITA] Text (ABSTRAK-KTI CITA)
ABSTRAK-KTI CITA.pdf

Download (98kB)

Abstract

Latar Belakang: Human Immunodeficiency Virus (HIV) menyebabkan penurunan imunitas sehingga meningkatkan risiko infeksi oportunistik, terutama pada paru. Viral load merupakan indikator utama aktivitas replikasi virus HIV dan sebagai parameter progresivitas penyakit, sedangkan pemeriksaan radiologi toraks digunakan untuk mendeteksi kelainan paru pada pasien HIV. Korelasi antara temuan gambaran radiologis, manifestasi klinis, dan derajat imunodefisiensi dapat menunjang diagnosis kelainan paru pada pasien HIV. Tujuan: Mengetahui hubungan antara jumlah viral load HIV RNA dengan karakteristik radiologi pada pasien HIV di RSUP Dr. Kariadi. Metode: Penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional retrospektif menggunakan data rekam medis dan foto toraks pasien HIV periode 2023–2024. Sampel diambil dengan consecutive sampling dan diperoleh 52 subjek yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Dari 52 pasien, 44 pasien (84,6%) menunjukkan foto toraks abnormal. Mayoritas subjek memiliki viral load >100.000 copy/mL (51,9%). Temuan radiologis yang paling banyak ditemukan adalah peningkatan corakan vaskuler (78,8%) dan infiltrat (55,8%). Tuberkulosis merupakan penyakit paru penyerta terbanyak (42,3%). Temuan radiologis abnormal lebih sering dijumpai pada pasien yang baru terdiagnosis, memiliki kadar CD4 <200 sel/mm3, serta baru memulai terapi ARV. Kesimpulan: Abnormalitas radiologis lebih banyak ditemukan pada kelompok viral load tinggi (>100.000 copy/mL). Peningkatan corakan vaskuler merupakan temuan radiologis yang paling dominan, diikuti infiltrat, konsolidasi, kavitas, fibrosis, milier, dan kalsifikasi. Perubahan radiologis paru kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti infeksi oportunistik sebelumnya, proses inflamasi kronis, riwayat terapi ARV, serta durasi sejak diagnosis HIV.
Kata Kunci: HIV, viral load, radiologi toraks, infeksi oportunistik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: HIV, viral load, radiologi toraks, infeksi oportunistik
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 24 Jun 2026 06:58
Last Modified: 24 Jun 2026 06:58
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53181

Actions (login required)

View Item View Item