Resti, Hayyu Azzahra and Trihastuti, Nanik and Hananto, Pulung Widhi Hari (2026) IMPLEMENTASI EU CORPORATE SUSTAINABILITY DUE DILIGENCE DIRECTIVE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP EKSPOR MINYAK KELAPA SAWIT INDONESIA DITINJAU DARI TBT AGREEMENT. _024 HI 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Hayyu Azzahra Resti-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (674kB) |
|
|
Text
Hayyu Azzahra Resti-abstrak.pdf Download (243kB) |
|
|
Text
Hayyu Azzahra Resti-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (336kB) |
|
|
Text
Hayyu Azzahra Resti-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (370kB) |
|
|
Text
Hayyu Azzahra Resti-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (593kB) |
|
|
Text
Hayyu Azzahra Resti-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (234kB) |
|
|
Text
Hayyu Azzahra Resti-dapus.pdf Download (228kB) |
Abstract
Uni Eropa terus mengembangkan kebijakan keberlanjutan yang berdampak pada perdagangan internasional melalui Corporate Sustainability Due Diligence Directive (CSDDD). Berbeda dengan pendekatan sektoral seperti Renewable Energy Directive II (RED II), CSDDD memperluas kewajiban perusahaan secara lintas sektor melalui due diligence atas dampak hak asasi manusia dan lingkungan sepanjang chain of activities. Perluasan ini berpotensi memengaruhi akses pasar komoditas strategis Indonesia, salah satunya minyak kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi CSDDD sebagai hambatan perdagangan serta
menilai kesesuaiannya dengan TBT Agreement. Metode yang digunakan adalah penelitian doktrinal dengan pendekatan komparatif, menggunakan data sekunder sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan kewajiban due diligence dalam CSDDD yang luas dan berkelanjutan meningkatkan compliance cost,
kompleksitas operasional, selain itu perusahaan besar berpotensi mendistribusikan compliance burden yang tidak proporsional yang cenderung membebani pemasok dari negara berkembang, sehingga memengaruhi perluasan kompetitif eksportir serta mendorong praktik de-risking yang berdampak pada berkurangnya akses pasar
secara tidak langsung. CSDDD memiliki tujuan sah dalam perlindungan HAM dan lingkungan, namun berpotensi menghambat perdagangan apabila implementasinya tidak proporsional. Penelitian ini merekomendasikan agar Uni Eropa memastikan
implementasi CSDDD tidak menimbulkan beban yang tidak proporsional melalui kejelasan standar, pengakuan kesetaraan, dan dukungan teknis bagi pemasok negara berkembang serta pemerintah indonesia perlu memperkuat standar nasional dan
kapasitas smallholders, serta mendorong pengakuan kesetaraan dengan Uni Eropa.
Kata Kunci : Corporate Sustainability Due Diligence Directive, Ekspor Minyak Kelapa Sawit, Uji Tuntas, Hambatan Perdagangan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Corporate Sustainability Due Diligence Directive, Ekspor Minyak Kelapa Sawit, Uji Tuntas, Hambatan Perdagangan |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 07:12 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 07:12 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53160 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
