Search for collections on Undip Repository

Studi Kasus: Faktor Risiko Infeksi pada Anak dengan Acute Lymphoblastic Leukemia di RSUP Dr. Kariadi Semarang

Larasati, Adinda and Azmi, Lut Fika Daru and Khaniifaa, Shilkhy (2026) Studi Kasus: Faktor Risiko Infeksi pada Anak dengan Acute Lymphoblastic Leukemia di RSUP Dr. Kariadi Semarang. [Experiment] (Unpublished)

[thumbnail of 22020125210162_Adinda Larasati_Halaman Depan.pdf] Text
22020125210162_Adinda Larasati_Halaman Depan.pdf

Download (314kB)
[thumbnail of 22020125210162_Adinda Larasati_KIAN Lengkap.pdf] Text
22020125210162_Adinda Larasati_KIAN Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of 22020125210162_Adinda Larasati_Daftar Pustaka.pdf] Text
22020125210162_Adinda Larasati_Daftar Pustaka.pdf

Download (73kB)

Abstract

Pendahuluan: Anak dengan Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) rentan mengalami infeksi akibat proses penyakit, mielosupresi kemoterapi, status nutrisi, komorbiditas, dan faktor eksternal selama perawatan. Identifikasi faktor risiko secara komprehensif diperlukan untuk mendukung pencegahan infeksi yang terarah. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan menganalisis faktor risiko infeksi pada anak dengan ALL yang menjalani kemoterapi di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Metode: Studi ini menggunakan desain studi kasus multipel pada empat anak dengan ALL yang menjalani kemoterapi di ruang rawat inap anak RSUP Dr. Kariadi Semarang, April–Mei 2026. Data dikumpulkan pada fase pre-kemoterapi melalui wawancara orang tua, observasi langsung, dan telaah Rekam Medis Elektronik, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian komparatif, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Profil risiko infeksi bervariasi antar kasus. An. AF berisiko tinggi karena ALL relaps, HD-MTX, dan obesitas. An. AZ berisiko sedang dengan neutropenia ringan, HD-MTX, dan splenomegali. An. HI berisiko sedang karena riwayat ISPA dan stunting berat meski BAZ menunjukkan gizi baik. An. SW berisiko rendah karena fase maintenance, ANC normal, dan tanpa komorbiditas bermakna. Faktor eksternal relatif terkontrol, ditunjukkan oleh VIP Score 0, mukosa oral bersih, lingkungan bersih, dan kepatuhan hand hygiene yang baik. Kesimpulan: Risiko infeksi pada anak dengan ALL dipengaruhi interaksi fase kemoterapi, ANC, status nutrisi, komorbiditas, dan faktor eksternal. Perawat perlu melakukan pengkajian risiko infeksi secara komprehensif dan individual.

Item Type: Experiment
Uncontrolled Keywords: Acute Lymphoblastic Leukemia, Faktor Risiko Infeksi, Kemoterapi Anak, Neutropenia, Pencegahan Infeksi
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
Depositing User: Keperawatan Undip
Date Deposited: 18 Jun 2026 04:53
Last Modified: 18 Jun 2026 04:53
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52993

Actions (login required)

View Item View Item