Tinambunan, Clarita Angel and Hani, Umi (2026) Penerapan Edukasi Diabetes Self Management Berbasis Health Literacy Pada Pasien Dengan Luka Diabetes Di Rumah Perawatan Luka Kranggan Bekasi: Case Report. [Experiment] (Unpublished)
|
Text
Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (986kB) |
Abstract
Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis metabolik yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya luka diabetes atau diabetic foot ulcer. Kondisi hiperglikemia yang tidak terkontrol dapat memperlambat proses penyembuhan luka dan meningkatkan risiko infeksi hingga amputasi. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengelolaan diabetes adalah edukasi Diabetes Self-Management berbasis Health Literacy yang berfokus pada kemampuan pasien dalam memahami dan menerapkan informasi kesehatan secara mandiri. Tujuan: Menggambarkan penerapan edukasi diabetes self-management berbasis Health Literacy pada pasien DM dengan luka diabetes melalui peningkatan pengetahuan, kepatuhan terapi, pengendalian gula darah, perawatan kaki dan luka, penerapan pola makan dan aktivitas fisik yang sesuai, serta monitoring gula darah mandiri guna mendukung percepatan penyembuhan luka dengan edukasi Diabetes Self-Management berbasis Health Literacy. Metode: Penelitian ini menggunakan desain laporan kasus dengan pendekatan Evidence Based Practice (EBP) pada tiga pasien dengan luka diabetes. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pengisian kuesioner Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ). Intervensi berupa edukasi Diabetes Self-Management berbasis Health Literacy dilakukan sebanyak dua kali pertemuan dengan jeda 3 hari antar pertemuan yang disesuaikan dengan jadwal kunjungan pasien untuk perawatan luka, sekaligus memberikan waktu bagi pasien untuk mengimplementasikan materi edukasi yang telah diterima sebelum dilakukan penguatan pada sesi selanjutnya. Edukasi menggunakan metode ceramah, diskusi, teach back, leaflet, dan poster edukasi selama ±30–40 menit setiap sesi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test DSMQ untuk menilai perubahan kemampuan self-management pasien. Hasil: Hasil evaluasi DSMQ menunjukkan peningkatan kemampuan diabetes self-management pada seluruh responden setelah diberikan edukasi berbasis Health Literacy. Sebelum intervensi, seluruh responden berada pada kategori cukup, sedangkan setelah intervensi seluruh responden meningkat menjadi kategori baik, Peningkatan kemampuan tersebut meliputi kontrol gula darah, kepatuhan pengobatan, pengaturan pola makan, aktivitas fisik, serta perawatan kaki dan luka diabetes. Kesimpulan: Edukasi Diabetes Self-Management berbasis Health Literacy berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan self-management pasien dengan luka diabetes. Penggunaan metode edukasi interaktif seperti ceramah, diskusi, teach back membantu meningkatkan pemahaman serta keterlibatan pasien dalam pengelolaan diabetes secara mandiri.
Kata kunci: Diabetes Self-Management; Health Literacy; Luka Diabetes.
| Item Type: | Experiment |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Self-Management; Health Literacy; Luka Diabetes. |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 08:58 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 08:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52914 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
