Rohman, Fathur and Dwidiyanti, Meidiana and Harliati, Oktaviana (2026) Penerapan Regulasi Emosi Dalam Manajemen Nyeri Kronis Pada Penderita Hernia Nucleus Pulposus : Studi Kasus. [Experiment] (Unpublished)
|
Text
22020125210103_Fathur Rohman_KIAN Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Hernia Nucleus Pulposus (HNP) merupakan gangguan pada diskus intervertebralis yang dapat menyebabkan nyeri kronis, keterbatasan aktivitas, gangguan tidur, serta masalah psikologis seperti stres, kecemasan, dan kesulitan dalam mengelola emosi. Kondisi emosional yang tidak terkontrol dapat meningkatkan persepsi nyeri dan menghambat kemampuan pasien dalam beradaptasi terhadap penyakit. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan yang mampu membantu pasien mengelola emosi sekaligus mengurangi dampak nyeri yang dialami. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan regulasi emosi berbasis mindfulness terhadap perkembangan nyeri, kondisi emosional, dan penerimaan terhadap penyakit pada pasien Hernia Nucleus Pulposus (HNP). Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada tiga pasien dengan diagnosis HNP yang menjalani pemeriksaan di Poli Saraf Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Pengkajian nyeri dilakukan menggunakan PQRST dan Numeric Rating Scale (NRS), kondisi emosional menggunakan Dimensions of Anger Reactions-5 (DAR-5), dampak psikososial menggunakan ACTUP, serta penerimaan terhadap penyakit menggunakan Acceptance of Illness Scale (AIS). Intervensi regulasi emosi berbasis mindfulness diimplementasikan melalui pernapasan penuh kesadaran, pemindaian tubuh, latihan penerimaan, relaksasi dan penguatan spiritual. Hasil: Penerapan regulasi emosi berbasis mindfulness menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri, perbaikan kondisi emosional, dan peningkatan penerimaan terhadap penyakit pada seluruh pasien. Pasien menjadi lebih mampu mengenali dan mengelola emosi, lebih tenang dalam menghadapi nyeri, serta lebih adaptif terhadap kondisi penyakit yang dialami. Kesimpulan: Regulasi emosi berbasis mindfulness berpotensi menjadi intervensi keperawatan nonfarmakologis yang mendukung penurunan nyeri, perbaikan kondisi emosional, dan peningkatan penerimaan terhadap penyakit pada pasien HNP
| Item Type: | Experiment |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hernia Nucleus Pulposus; regulasi emosi; mindfulness; nyeri kronis; penerimaan penyakit |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 06:48 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 06:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52852 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
