Search for collections on Undip Repository

KEBIJAKAN PEMERINTAH AMERIKA SERIKAT MENGENAI PEMISAHAN ANAK IMIGRAN ILEGAL DITINJAU DARI HUKUM INTERNASIONAL. _075 HI 2019

SHALLOM, GABRIEL LAKSAMANA and Supriyadhie, Kabul and Setiyono, Joko (2019) KEBIJAKAN PEMERINTAH AMERIKA SERIKAT MENGENAI PEMISAHAN ANAK IMIGRAN ILEGAL DITINJAU DARI HUKUM INTERNASIONAL. _075 HI 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of 75 Gabriel Laksamana S-cover.pdf] Text
75 Gabriel Laksamana S-cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (403kB)
[thumbnail of 75 Gabriel Laksamana S-abstrak.pdf] Text
75 Gabriel Laksamana S-abstrak.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of 75 Gabriel Laksamana S-bab 1.pdf] Text
75 Gabriel Laksamana S-bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (325kB)
[thumbnail of 75 Gabriel Laksamana S-bab 2.pdf] Text
75 Gabriel Laksamana S-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (550kB)
[thumbnail of 75 Gabriel Laksamana S-bab 3.pdf] Text
75 Gabriel Laksamana S-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (225kB)
[thumbnail of 75 Gabriel Laksamana S-bab 4.pdf] Text
75 Gabriel Laksamana S-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (435kB)
[thumbnail of 75 Gabriel Laksamana S-bab 5.pdf] Text
75 Gabriel Laksamana S-bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (140kB)
[thumbnail of 75 Gabriel Laksamana S-dapus.pdf] Text
75 Gabriel Laksamana S-dapus.pdf

Download (175kB)

Abstract

Peristiwa migrasi telah terjadi sejak lama. Sebelum manusia memiliki tempat tinggalnya sendiri, manusia berpindah dari satu tempat ke tempat lain (nomaden). Migrasi juga terjadi karena manusia belum dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, yaitu dengan mengandalkan alam untuk memenuhi kebutuhan pangan, jika sumber pangan di tempat tersebut habis, maka akan berpindah ke tempat yang memiliki sumber pangan yang lebih banyak. Hukum migrasi secara baku baru diatur pada 1933, melalui perjanjian Versailes. Imigrasi merupakan salah satu hak yang dimiliki oleh manusia. Berdasarkan UDHR Pasal 4, menyebutkan kebebasan bergerak yang juga melingkupi bermigrasi. Meskipun migrasi
merupakan hak, namun hak tersebut dapat dikurangi (derograble) sehingga hukum migrasi diperlukan.
Permasalahan yang akan dianalisa mengenai dampak hak anak imigran ilegal pasca Perintah Eksekutif Pemisahan Anak Imigran Ilegal. Dalam hubungannya dengan anak imigran, juga telah diatur dalam Konvensi Hak Anak. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui hak anak dalam Perintah Eksekutif tersebut.
Metode penelitian hukum ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, dengan spesifikasi deskripsi-analitis. Penelitian ini menganalisa Kebijakan Perintah Eksekutif Pemerintah Amerika Serikat mengenai pemisahan anak imigran ilegal ditinjau dari hukum
Internasional yang berkaitan dengan imigrasi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis-normatif, yaitu menggunakan norma hukum dalam mengkaji permasalahan. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif analitis, dengan mendeskripsikan permasalahan yang ada dan dianalisa secara logis, dan sesuai fakta. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan bahan hukum primer berupa aturan hukum, bahan hukum sekunder yaitu dengan buku dan refrensi yang relevan, dan bahan hukum primer melalui kamus, dan media berita yang sesuai. Penelitian ini menggunakan metode analisa kualitatif, yaitu menealaskan permasalahan sesuai fakta, dan data tersebut disimpulkan secara deduktif yaitu dimulai dari permasalahan umum, untuk membahas permasalahan khusus.
Kebijakan Presiden Donald Trump mengeluarkan ―Executive Order‖ bertujuan untuk mengurangi imigran ilegal. Meskipun demikian, anak imigran memiliki hak untuk pendidikan, catatan sipil, berekspresi, termasuk ditemani oleh orangtuanya. Secara terperinci
dapat dilihat pada Pasal 9 ICRC anak tidak boleh dipisahkan dari orangtuanya, kecuali dengan alasan tertentu. Melalui penelitian ini disimpulkan bahwa kebijakan tersebut bertentangan dengan hukum Internasional, dan Pemerintah Amerika Serikat wajib menyatukan kembali anak yang terpisah dari orangtuanya.
Kata Kunci: Kebijakan Imigrasi, Pemisahan Anak, Amerika Serikat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kebijakan Imigrasi, Pemisahan Anak, Amerika Serikat
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 17 Jun 2026 03:45
Last Modified: 17 Jun 2026 03:45
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52796

Actions (login required)

View Item View Item