Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN PRAKTIK 3M PLUS DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TLOGOSARI KULON KOTA SEMARANG

SALSABILA, AYDA FAUZIYAH (2026) HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN PRAKTIK 3M PLUS DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TLOGOSARI KULON KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO AYDA.pdf] Text
REPO AYDA.pdf - Published Version

Download (414kB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Kulon, Kota Semarang. Meskipun jumlah kasus menurun, CFR di wilayah tersebut meningkat sebanyak 2% dari tahun 2023 ke 2024 dengan jumlah kematian yaitu 2 jiwa. Berbagai program pengendalian telah dilaksanakan, tetapi kasus DBD belum sepenuhnya dapat ditekan sehingga mengindikasikan bahwa faktor host, agent, dan lingkungan berkontribusi terhadap kejadian DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor lingkungan dan praktik 3M Plus dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Kulon Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Kulon dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang terdiri dari 30 kasus dan 30 kontrol, di mana kelompok kasus dipilih menggunakan teknik total sampling berdasarkan data puskesmas periode Januari 2024-Juli 2025. Variabel yang diteliti meliputi suhu, kelembapan, pencahayaan, keberadaan jentik nyamuk, container index, aktivitas kader jumantik, praktik 3M, penggunaan anti nyamuk, dan kebiasaan menggantung pakaian. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara keberadaan jentik nyamuk (p=0,026), container index (p=0,026), praktik 3M (p=0,001), penggunaan anti nyamuk (p=0,039), dan kebiasaan menggantung pakaian (p=0,001) dengan kejadian DBD. Sementara itu, suhu, kelembapan, pencahayaan, dan aktivitas kader jumantik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p>0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan, terutama lingkungan biologi yang berkaitan dengan tempat perindukan nyamuk serta praktik 3M Plus berperan terhadap kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Kulon.
Kata kunci : DBD, faktor lingkungan, 3M Plus, aktivitas kader jumantik, case control

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 17 Jun 2026 02:17
Last Modified: 17 Jun 2026 02:17
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52761

Actions (login required)

View Item View Item