Mahya, Hawwin Nuzula and Dwidiyanti, Meidiana and Harliati, Oktaviana (2026) Penerapan Teknik Mindfulness dalam Manajemen Nyeri pada Pasien Kapsulitis Adhesif (Frozen Shoulder) dengan Diabetes Melitus: Studi Kasus. [Experiment] (Unpublished)
|
Text
22020125210094_Hawwin Nuzula Mahya_KTI Profesi Ners_Pendahuan-Kesimpulan dan Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Kapsulitis adhesif (frozen shoulder) dengan komorbiditas Diabetes Melitus memicu nyeri kronis yang sering diperberat oleh masalah psikososial, seperti kemarahan dan rendahnya penerimaan penyakit. Terapi mindfulness dengan modifikasi spiritual dapat menjadi solusi komprehensif. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas terapi mindfulness terhadap penurunan intensitas nyeri, perbaikan kondisi emosional, dan peningkatan penerimaan penyakit pada lansia. Metode: Studi kasus deskriptif ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada tiga pasien perempuan lansia (65–71 tahun) dengan frozen shoulder dan Diabetes Melitus Tipe 2. Intervensi terapi mindfulness modifikasi spiritual diberikan melalui kunjungan rumah (home visit) selama lima hari. Pengkajian dampak psikososial nyeri dilakukan menggunakan kerangka ACT-UP Studi kasus deskriptif terhadap tiga lansia perempuan dengan frozen shoulder dan Diabetes Melitus. Intervensi mindfulness modifikasi spiritual diberikan melalui kunjungan rumah selama lima hari. Pengkajian dampak psikososial nyeri menggunakan kerangka Activity, Coping, Think, Upset, and People (ACT-UP) dengan evaluasi efektivitas melalui Numeric Rating Scale (NRS), Dimensions of Anger Reactions-5 (DAR-5), Acceptance of Illness Scale (AIS), dan observasi tingkat kemandirian pasien. Hasil: Intervensi berhasil mengeliminasi nyeri berat (NRS 7–9) menjadi tidak nyeri (NRS 0). Penurunan nyeri sejalan dengan perbaikan emosi; skor DAR-5 turun drastis dari problematic anger menjadi non-clinical anger. Skor penerimaan penyakit (AIS) meningkat ke kategori tinggi, dan seluruh pasien mencapai kemandirian penuh (Tingkat 5). Kesimpulan dan Saran: Terapi mindfulness efektif mengeliminasi nyeri fisik, meregulasi emosi, dan meningkatkan penerimaan penyakit lansia. Terapi ini disarankan untuk diaplikasikan sebagai intervensi keperawatan mandiri. Peneliti selanjutnya disarankan melakukan uji klinis acak terkontrol guna memvalidasi efektivitas terapi ini.
| Item Type: | Experiment |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kapsulitis Adhesif, Diabetes Melitus, Mindfulness, Nyeri |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 08:19 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 08:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52666 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
