Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN ANTARA WORKAHOLISM DENGAN EMPLOYEE WELL BEING PADA KARYAWAN OPERASIONAL PT. DURAQUIPT CEMERLANG

Lumban Tobing, Sarah Sabrina and Ratnaningsih, Ika Zenita (2026) HUBUNGAN ANTARA WORKAHOLISM DENGAN EMPLOYEE WELL BEING PADA KARYAWAN OPERASIONAL PT. DURAQUIPT CEMERLANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK DAN BAB 1_SARAH SABRINA.pdf] Text
ABSTRAK DAN BAB 1_SARAH SABRINA.pdf

Download (206kB)

Abstract

Industri manufaktur merupakan salah satu sektor dengan tekanan kerja yang tinggi akibat tuntutan produktivitas, target yang ketat, dan sistem kerja yang berorientasi pada efisiensi. Kondisi ini meningkatkan beban kerja fisik dan psikologis yang dapat berdampak pada penurunan employee well-being. Selain itu, hal tersebut juga dapat mendorong munculnya workaholism, yakni kecenderungan seseorang untuk bekerja secara kompulsif dan sulit melepaskan diri dari pekerjaan. Workaholism yang tidak terkontrol berpotensi memperburuk employee well-being karena mengurangi waktu istirahat dan pemulihan diri, sehingga penting untuk memahami keterkaitan keduanya dalam konteks kerja industri manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara workaholism dengan employee well-being pada karyawan operasional PT. Duraquipt Cemerlang. Populasi penelitian berjumlah 196 karyawan, dengan sampel penelitian terdiri dari 132 karyawan yang diperoleh melalui teknik convenience sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Skala Workaholism (18 aitem, α = 0,815) dan Employee Well-Being Scale Versi Bahasa Indonesia (18 aitem, α = 0,918). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana mendapatkan hasil bahwa workaholism dapat memprediksi employee well-being secara signifikan (β = -0,172, SE = 0,118). Model regresi secara keseluruhan signifikan (F(1,130) = 3,980, p = 0,048) dengan kemampuan menjelaskan varians sebesar 3% (R² = 0,030). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara workaholism dan employee well-being, dimana semakin tinggi tingkat workaholism, maka semakin rendah tingkat employee well-being.

Kata kunci: workaholism; employee well-being; karyawan operasional; blue collar worker

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: siti yuana
Date Deposited: 22 Jun 2026 08:45
Last Modified: 23 Jun 2026 07:37
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52594

Actions (login required)

View Item View Item