Search for collections on Undip Repository

PENEGAKAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL TERKAIT PENGGUNAAN EXPANDING BULLET DALAM KONFLIK BERSENJATA ANTARA ISRAEL DENGAN PALESTINA. _073 HI 2019

WIROTTAMA, VIKRI TRIAS and Setiyono, Joko and Susetyorini, Peni (2019) PENEGAKAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL TERKAIT PENGGUNAAN EXPANDING BULLET DALAM KONFLIK BERSENJATA ANTARA ISRAEL DENGAN PALESTINA. _073 HI 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of 73 Vikri  Trias Wirotama-cover.pdf] Text
73 Vikri Trias Wirotama-cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (380kB)
[thumbnail of 73 Vikri  Trias Wirotama-abstrak.pdf] Text
73 Vikri Trias Wirotama-abstrak.pdf

Download (134kB)
[thumbnail of 73 Vikri  Trias Wirotama-bab 1.pdf] Text
73 Vikri Trias Wirotama-bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (129kB)
[thumbnail of 73 Vikri  Trias Wirotama-bab 2.pdf] Text
73 Vikri Trias Wirotama-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (205kB)
[thumbnail of 73 Vikri  Trias Wirotama-bab 3.pdf] Text
73 Vikri Trias Wirotama-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (99kB)
[thumbnail of 73 Vikri  Trias Wirotama-bab 4.pdf] Text
73 Vikri Trias Wirotama-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (227kB)
[thumbnail of 73 Vikri  Trias Wirotama-bab 5.pdf] Text
73 Vikri Trias Wirotama-bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (105kB)
[thumbnail of 73 Vikri  Trias Wirotama-dapus.pdf] Text
73 Vikri Trias Wirotama-dapus.pdf

Download (67kB)

Abstract

Konflik selalu saja terjadi di berbagai belahan bumi manapun di dunia. Konflik adalah hubungan antara dua pihak baik individu atau kelompok yang memiliki sasaran-sasaran yang tidak sejalan. Konflik juga dapat dikatakan sebagai sebuah keadaan yang terjadi karena perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok. Penggunaan senjata merupakan hal yang wajar dalam konflik. Namun dalam setiap konflik tersebut terdapat senjata yang diperbolehkan dan senjata yang tidak diperbolehkan untuk dipergunakan. Salah satu peluru yang dilarang tersebut adalah expanding bullet, peluru tersebut dilarang karena alasan kemanusiaan. Peluru tersebut dibuat dengan tujuan untuk membuat luka yang lebar dan tidak tembus seperti peluru konvensional lainnya seperti pada konflik
yang terjadi antara Israel dengan Palestina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan “Expanding Bullet” melanggar Hukum Humaniter Internasional dan mengetahui mekanisme penegakan Hukum Humaniter Internasional.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, yaitu pendekatan menganalisis hukum sebagai suatu perangkat aturan perundang-undangan yang bersifat normatif. Spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analitis yaitu menggambarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori-teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum yang menyangkut permasalahan tersebut. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen kepustakaan. Metode analisis data dilakukan dengan analisis deksriptif kualitatif.
Penggunaan expanding bullet merupakan pelanggaran terhadap Hukum Humaniter Internasional. Secara luas sekali dalam Pasal 22 Hague Regulations dicantumkan prinsip dari pemakaian senjata. Pasal tersebut menyatakan bahwa: “Hak belligerent untuk memilih alat untuk melukai lawan adalah terbatas.”Mekanisme penegakan Hukum Humaniter Internasional terhadap kasus penggunaan expanding bullet yang melibatkan Israel dan Palestina dapat
menggunakan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sebagai lembaga penegakan hukum.
Kata Kunci: Konflik Bersenjata, Expanding Bullets, Hukum Humaniter
Internasional.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Konflik Bersenjata, Expanding Bullets, Hukum Humaniter Internasional
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 15 Jun 2026 03:48
Last Modified: 15 Jun 2026 03:48
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52565

Actions (login required)

View Item View Item