Search for collections on Undip Repository

Penerapan Intradialytic Flexibility Exercise untuk Menurunkan Fatigue pada Pasien Penyakit Ginjal Tahap Akhir yang Menjalani Hemodialisis: Studi Kasus

Sari, Agesti Nur Karmila and Hidayati, Wahyu and Kusuma, Henni and Lazuardi, Nugroho (2026) Penerapan Intradialytic Flexibility Exercise untuk Menurunkan Fatigue pada Pasien Penyakit Ginjal Tahap Akhir yang Menjalani Hemodialisis: Studi Kasus. [Experiment] (Unpublished)

[thumbnail of 22020125210038_Agesti Nur Karmila Sari_Halaman Depan.pdf] Text
22020125210038_Agesti Nur Karmila Sari_Halaman Depan.pdf - Cover Image

Download (1MB)
[thumbnail of 22020125210038_Agesti Nur Karmila Sari_KIAN Lengkap.pdf] Text
22020125210038_Agesti Nur Karmila Sari_KIAN Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of 22020125210038_Agesti Nur Karmila Sari_Daftar Pustaka.pdf] Text
22020125210038_Agesti Nur Karmila Sari_Daftar Pustaka.pdf

Download (220kB)

Abstract

Fatigue merupakan salah satu komplikasi yang paling sering ditemui pada pasien dengan penyakit ginjal tahap akhir yang menjalani hemodialisis. Salah satu intervensi nonfarmakologis berbasis bukti yang dikembangkan untuk mengatasi fatigue pada pasien hemodialisis adalah intradialytic flexibility exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan intervensi intradialytic flexibility exercise dalam asuhan keperawatan guna menurunkan tingkat fatigue pada pasien dengan penyakit ginjal tahap akhir yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus dan pendekatan clinical reasoning serta evidence-based nursing practice (EBNP) pada tiga pasien yang dipilih secara purposive. Intervensi intradialytic flexibility exercise dilakukan selama 4 minggu, dua kali per minggu selama 20 menit per sesi pada 1-2 jam pertama hemodialisis berlangsung. Pengukuran tingkat fatigue dilakukan pada minggu ke-0 (sebelum intervensi), minggu ke-2 (setelah 4x sesi), dan minggu ke-4 (setelah 8x sesi) menggunakan instrumen FACIT-Fatigue. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat fatigue yang ditunjukkan oleh peningkatan skor FACITFatigue pada ketiga pasien. Pasien 1 (Ny. M) mengalami peningkatan skor sebesar 5 poin (dari 22 menjadi 27), pasien 2 (Ny. M) mengalami peningkatan sebesar 12 poin (dari 25 menjadi 37), dan pasien 3 (Tn. S) mengalami peningkatan sebesar 10 poin (dari 29 menjadi 39). Berdasarkan penelitian ini, intradialytic flexibility exercise merupakan intervensi keperawatan berbasis EBNP yang berpotensi menjadi pilihan intervensi yang layak, aman, dan efektif untuk diterapkan sebagai bagian dari asuhan keperawatan mandiri di unit hemodialisis. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar, adanya kelompok kontrol, periode follow-up yang lebih panjang, serta pengendalian variabel perancu untuk mengevaluasi efektivitas dan keberlanjutan manfaat intradialytic flexibility exercise terhadap fatigue pada pasien hemodialisis.

Item Type: Experiment
Uncontrolled Keywords: Intradialytic Flexibility Exercise, Fatigue, Penyakit Ginjal Tahap Akhir, Hemodialisis
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
Depositing User: Keperawatan Undip
Date Deposited: 15 Jun 2026 01:46
Last Modified: 15 Jun 2026 02:24
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52498

Actions (login required)

View Item View Item