FITRI, Wanda Hantara (2026) Metode Pre-Stack Depth Migration Anisotropi Vertical Transverse Isotropy (VTI) untuk Pencitraan Struktur Karbonat di Lapangan X. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Archive (FULL TEXT)
Wanda Hantara Fitri - Berkas Bebas Perpustakaan.zip Restricted to Repository staff only Download (13MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf Download (48kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (743kB) |
|
|
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (62kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (114kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (269kB) |
|
|
Text
BAB I - PENDAHULUAN.pdf Download (75kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (131kB) |
Abstract
Pencitraan seismik pada struktur karbonat kompleks sering kali mengalami distorsi
berupa fenomena pull-up effect akibat kontras kecepatan lateral yang ekstrem.
Penelitian ini bertujuan untuk analisis profil kecepatan interval yang representatif
dan meningkatkan hasil citra struktur karbonat build-up di Lapangan X melalui
implementasi Kirchhoff Pre-Stack Depth Migration (PSDM) dengan pemodelan
anisotropi Vertical Transverse Isotropy (VTI). Model kecepatan awal dibangun
menggunakan metode Constrained Velocity Inversion (CVI) yang
mengintegrasikan data sumur sebagai constraint fisis untuk memitigasi isu
ambiguitas kecepatan-kedalaman. Pembaruan distribusi kecepatan dilakukan
secara sistematis melalui empat iterasi tomografi berbasis horizon, yang terdiri dari
dua iterasi isotropik dan dua iterasi anisotropi VTI. Analisis pada common image
gathers menunjukkan bahwa pendekatan isotropi gagal mengoreksi residual
moveout berbentuk hockey stick pada far offset, yang mengonfirmasi keberadaan
sifat anisotropi intrinsik pada lapisan shale Formasi Gumai. Integrasi parameter
Thomsen (δ dan ε) pada iterasi keempat berhasil mencapai konvergensi model
kecepatan dengan indikator flatness gather yang menyeluruh di semua rentang
offset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PSDM Anisotropi VTI secara efektif
mengoreksi efek pull-up dan memperbaiki posisi reflektor Formasi Baturaja ke
posisi akurat pada kedalaman sekitar 2.000 m. Lebih lanjut, distribusi kecepatan
interval akhir berhasil mengidentifikasi anomali kecepatan rendah sekitar 2.800
3.200 m/s di dalam tubuh karbonat yang berkecepatan tinggi sekitar 4.000–4.500
m/s, yang secara geofisika mengindikasikan keberadaan zona saturasi fluida.
Penelitian ini membuktikan bahwa strategi pencitraan kedalaman anisotropi sangat
krusial untuk mereduksi ketidakpastian struktural dan meningkatkan akurasi target
pemboran pada reservoar karbonat kompleks.
Kata Kunci: PSDM, Anisotropi VTI, Parameter Thomsen, Carbonate Build-up,
Horizon Based Tomography.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 08:02 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 08:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52434 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
