Search for collections on Undip Repository

Efektivitas Kombinasi Audio Therapy dan Breathing Exercise Terhadap Penurunan Tingkat Stres pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis (PGK) yang Menjalani Hemodialisis: Studi Kasus

Firmansyah, Ersa Nauri and Kusuma, Henni and Yuwono, Imam Hadi (2026) Efektivitas Kombinasi Audio Therapy dan Breathing Exercise Terhadap Penurunan Tingkat Stres pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis (PGK) yang Menjalani Hemodialisis: Studi Kasus. [Experiment] (Unpublished)

[thumbnail of 22020125210169_Ersa Nauri Firmansyah_Halaman Depan.pdf] Text
22020125210169_Ersa Nauri Firmansyah_Halaman Depan.pdf

Download (6MB)
[thumbnail of 22020125210169_Ersa Nauri Firmansyah_KIAN Lengkap.pdf] Text
22020125210169_Ersa Nauri Firmansyah_KIAN Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of 22020125210169_Ersa Nauri Firmansyah_Daftar Pustaka.pdf] Text
22020125210169_Ersa Nauri Firmansyah_Daftar Pustaka.pdf

Download (113kB)

Abstract

Latar Belakang: Stres merupakan masalah psikologis yang sering dialami pasien Chronic Kidney Disease (CKD) stadium V yang menjalani hemodialisis rutin akibat perubahan kondisi kesehatan, ketergantungan terhadap terapi, serta proses hemodialisis jangka panjang. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas kombinasi audio therapy dan breathing exercise dalam menurunkan tingkat stres pada pasien hemodialisis. Metode: Studi kasus deskriptif dengan pendekatan clinical reasoning pada tiga pasien CKD stadium V yang menjalani hemodialisis rutin di RS K.R.M.T Wongsonegoro Semarang periode Mei–Juni 2026. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi kombinasi audio therapy dan breathing exercise diberikan selama proses hemodialisis berlangsung selama ±15–20 menit sebanyak empat sesi. Hasil: Seluruh pasien mengalami penurunan tingkat stres setelah intervensi. Skor PSS-10 Ny. W menurun dari 13 menjadi 9, Ny. S dari 9 menjadi 8, dan Nn. D dari 17 (stres sedang) menjadi 13 (stres ringan). Pasien tampak lebih rileks, tenang, dan mampu mengontrol pikiran negatif selama hemodialisis. Simpulan: Kombinasi audio therapy dan breathing exercise terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis berbasis Evidence Based Nursing dalam menurunkan tingkat stres pasien hemodialisis. Penerapan berkelanjutan dan evaluasi jangka panjang diperlukan untuk mempertahankan kesejahteraan psikologis pasien secara optimal.

Item Type: Experiment
Uncontrolled Keywords: Chronic Kidney Disease, hemodialisis, stres, audio therapy, breathing exercise.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
Depositing User: Keperawatan Undip
Date Deposited: 12 Jun 2026 08:11
Last Modified: 12 Jun 2026 08:11
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52423

Actions (login required)

View Item View Item