Search for collections on Undip Repository

Penerapan Intradialytic Massage untuk Mengurangi Kram pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis

Ramadania, Anugrah Chaerunisa and Hidayati, Wahyu and Ristiyowati, Eni Penerapan Intradialytic Massage untuk Mengurangi Kram pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis. [Experiment] (Unpublished)

[thumbnail of 22020125210025_Anugrah Chaerunisa Ramadania_Halaman Depan.pdf] Text
22020125210025_Anugrah Chaerunisa Ramadania_Halaman Depan.pdf

Download (812kB)
[thumbnail of 22020125210025_Anugrah Chaerunisa Ramadania_KIAN Lengkap.pdf] Text
22020125210025_Anugrah Chaerunisa Ramadania_KIAN Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of 22020125210025_Anugrah Chaerunisa Ramadania_Daftar Pustaka.pdf] Text
22020125210025_Anugrah Chaerunisa Ramadania_Daftar Pustaka.pdf

Download (127kB)

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis (PGK) memerlukan terapi pengganti ginjal berupa hemodialisis yang dilaksanakan secara rutin. Kram otot merupakan salah satu komplikasi intradialitik yang sering dikeluhkan pasien dan berdampak pada kenyamanan, adekuasi dialisis, dan kualitas hidup pasien. Permasalahan yang ditemukan di unit hemodialisis RSUD dr. Adhyatma, MPH Semarang adalah belum terintegrasinya penatalaksanaan non-farmakologis kram otot ke dalam asuhan keperawatan secara optimal. Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan intradialytic massage dalam mengurangi kram pada pasien yang menjalani hemodialisis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus berbasis pendekatan clinical reasoning terhadap tiga pasien PGK yang menjalani hemodialisis rutin dan dipilih melalui purposive sampling. Intervensi berupa pemijatan pada ekstremitas bawah dilakukan sebanyak enam sesi selama tiga minggu menggunakan protokol 19 langkah yang dikembangkan Mastnardo et al. Frekuensi dan karakteristik kram diukur menggunakan lembar pencatatan kram mingguan dan instrumen Cramp Questionnaire Chart (CQC). Hasil implementasi menunjukkan penurunan frekuensi kram pada ketiga pasien, yaitu menjadi 1 kali per minggu pada minggu ketiga. Rata-rata skor CQC ketiga pasien menurun dari 5 (kram sedang) menjadi 4 (kram ringan). Intervensi ini terbukti efektif melalui mekanisme peningkatan sirkulasi perifer, fasilitasi drainase limfatik, serta modulasi nyeri melalui gate control theory dan stimulasi endorfin. Intradialytic massage dapat direkomendasikan sebagai penerapan evidence based nursing practice

Item Type: Experiment
Uncontrolled Keywords: Hemodialisis, intradialytic massage, kram otot, penyakit ginjal kronis, keperawatan dialisis
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
Depositing User: Keperawatan Undip
Date Deposited: 12 Jun 2026 08:09
Last Modified: 12 Jun 2026 08:09
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52418

Actions (login required)

View Item View Item