Search for collections on Undip Repository

Analisis Pelaksanaan Time out Berdasarkan Surgical Safety Checklist di Instalasi Bedah Sentral

Rahmaputri, Yudhansa Anandhita and Saragih, Ice Septriani and Billah, Arif Mutasim (2026) Analisis Pelaksanaan Time out Berdasarkan Surgical Safety Checklist di Instalasi Bedah Sentral. [Experiment] (Unpublished)

[thumbnail of 22020125210069_Yudhansa Anandhita Rahmaputri_KTI Profesi Ners_Halaman Awal.pdf] Text
22020125210069_Yudhansa Anandhita Rahmaputri_KTI Profesi Ners_Halaman Awal.pdf

Download (340kB)
[thumbnail of 22020125210069_Yudhansa Anandhita Rahmaputri_KTI Profesi Ners_Full Text.pdf] Text
22020125210069_Yudhansa Anandhita Rahmaputri_KTI Profesi Ners_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB)
[thumbnail of 22020125210069_Yudhansa Anandhita Rahmaputri_KTI Profesi Ners_Daftar Pustaka.pdf] Text
22020125210069_Yudhansa Anandhita Rahmaputri_KTI Profesi Ners_Daftar Pustaka.pdf

Download (129kB)

Abstract

Keselamatan pasien dalam tindakan pembedahan merupakan prioritas utama pelayanan kesehatan yang memerlukan penerapan standar prosedur yang ketat, salah satunya melalui pelaksanaan time out berdasarkan Surgical Safety Checklist (SSC) WHO. Meskipun time out telah diwajibkan sebagai bagian dari standar keselamatan bedah, kesenjangan antara prosedur yang seharusnya dilakukan dengan yang terjadi di lapangan masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan di berbagai fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan time out berdasarkan SSC WHO pada pasien yang menjalani tindakan pembedahan di Instalasi Bedah Sentral meliputi 4 domain yaitu challenge and response, keterlibatan tim, distraksi, dan gradien otoritas. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif observasional pada tiga tindakan pembedahan dengan prosedur ORIF, eksisi tumor colli, dan eksisi tumor mammae di Instalasi bedah Sentral Rumah Sakit Nasional Diponegor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa time out dilaksanakan pada 100% kasus, namun kepatuhan mekanisme challenge and response belum optimal dengan rata-rata 66,6%, konfirmasi antibiotik profilaksis dan hasil pencitraan hanya terlaksana sebagian yaitu 33%. Keterlibatan aktif seluruh anggota tim hanya ditemukan pada satu kasus atau 33% dari total kasus, distraksi terjadi pada 100% kasus, sementara gradien otoritas menunjukkan nilai yang landai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara work as imagined dan work as done dalam pelaksanaan time out berdasarkan SSC WHO, dengan implikasi perlunya rotasi time out leader, penerapan kebijakan instruments down, penetapan zona senyap, serta normalisasi hak stop the line sebagai upaya berkelanjutan meningkatkan budaya keselamatan pasien di fasilitas pelayanan bedah.

Item Type: Experiment
Uncontrolled Keywords: time out, surgical safety checklist, keselamatan pasien, kamar operasi, perawat perioperatif
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
Depositing User: Keperawatan Undip
Date Deposited: 18 Jun 2026 08:41
Last Modified: 18 Jun 2026 08:41
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52164

Actions (login required)

View Item View Item