Search for collections on Undip Repository

Analisis Penerapan Normothermia Bundle sebagai Upaya Pencegahan Inadvertent Perioperative Hypothermia (IPH) pada Pasien Bedah Saraf di Ruang Instalasi Bedah Sentral

Tarumaselly, Erikka Dyah Wahyu and Saragih, Ice Septriani and Billah, Arif Mustasim (2026) Analisis Penerapan Normothermia Bundle sebagai Upaya Pencegahan Inadvertent Perioperative Hypothermia (IPH) pada Pasien Bedah Saraf di Ruang Instalasi Bedah Sentral. [Experiment] (Unpublished)

[thumbnail of 22020125210027_Erikka Dyah Wahyu Tarumaselly_KTI Profesi Ners_Halaman Depan.pdf] Text
22020125210027_Erikka Dyah Wahyu Tarumaselly_KTI Profesi Ners_Halaman Depan.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 22020125210027_Erikka Dyah Wahyu Tarumaselly_KTI Profesi Ners_Full Text.pdf] Text
22020125210027_Erikka Dyah Wahyu Tarumaselly_KTI Profesi Ners_Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB)
[thumbnail of 22020125210027_Erikka Dyah Wahyu Tarumaselly_KTI Profesi Ners_Daftar Pustaka.pdf] Text
22020125210027_Erikka Dyah Wahyu Tarumaselly_KTI Profesi Ners_Daftar Pustaka.pdf

Download (142kB)

Abstract

Inadvertent Perioperative Hypothermia (IPH) merupakan kondisi penurunan suhu inti tubuh di bawah 36°C yang terjadi pada pasien perioperatif akibat efek anestesi, lingkungan kamar operasi, dan lamanya tindakan pembedahan. Pasien bedah saraf memiliki risiko tinggi mengalami IPH karena prosedur operasi yang panjang dan penggunaan anestesi umum. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan normothermia bundle dalam pencegahan IPH pada pasien bedah saraf di Instalasi Bedah Sentral (IBS). Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan perioperatif pada 3 pasien bedah saraf. Hasil penelitian menunjukkan suhu preoperatif pasien 36,5–36,7°C. Selama fase intraoperatif terjadi penurunan suhu dengan rentang 0,2–0,5°C namun tetap normothermia. Pada fase postoperatif, seluruh pasien mempertahankan suhu 36,1–36,3°C tanpa terjadi Inadvertent Perioperative Hypothermia (IPH). Penerapan normothermia bundle berupa draping pada area yang tidak dilakukan pembedahan, pengurangan paparan tubuh pasien, dan monitoring suhu tubuh secara berkala mampu mempertahankan suhu inti tubuh tetap dalam rentang normotermia. Variasi fluktuasi suhu dipengaruhi oleh durasi operasi, usia pasien, dan karakteristik kasus bedah saraf. Penerapan normothermia bundle memberikan kontribusi positif dalam pencegahan IPH pada pasien bedah saraf serta penting diterapkan secara konsisten selama periode perioperatif.

Item Type: Experiment
Uncontrolled Keywords: Inadvertent Perioperative Hypothermia, normothermia bundle, bedah saraf, pencegahan hipotermia perioperatif.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
Depositing User: Keperawatan Undip
Date Deposited: 18 Jun 2026 08:48
Last Modified: 18 Jun 2026 08:48
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52153

Actions (login required)

View Item View Item