Sabrina, Fadilla Rachma and Santoso, Agus (2026) Hubungan Stres Kerja dengan Burnout Pada Perawat yang Bekerja di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020119130094_Fadilla Rachma Sabrina_Halaman Depan & Abstrak.pdf Download (947kB) |
|
|
Text
22020119130094_Fadilla Rachma Sabrina_Bab 1.pdf Restricted to Registered users only Download (255kB) |
|
|
Text
22020119130094_Fadilla Rachma Sabrina_Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (445kB) |
|
|
Text
22020119130094_Fadilla Rachma Sabrina_Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (365kB) |
|
|
Text
22020119130094_Fadilla Rachma Sabrina_Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (390kB) |
|
|
Text
22020119130094_Fadilla Rachma Sabrina_Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) |
|
|
Text
22020119130094_Fadilla Rachma Sabrina_Bab 6.pdf Restricted to Registered users only Download (221kB) |
|
|
Text
22020119130094_Fadilla Rachma Sabrina_Daftar Pustaka.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
22020119130094_Fadilla Rachma Sabrina_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
22020119130094_Fadilla Rachma Sabrina_Skripsi Full Text.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Perawat memiliki risiko tinggi mengalami stres kerja akibat tuntutan dan tanggung jawab profesi yang kompleks. Stres kerja yang berlangsung dalam jangka panjang dapat menyebabkan sindrom burnout yang ditandai dengan kelelahan emosional, depersonalisasi, dan rendahnya penghargaan diri. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kualitas pelayanan keperawatan yang diberikan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dan burnout pada perawat rawat inap di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 114 perawat rawat inap. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Expanded Nursing Stress Scale (ENSS) dan Maslach–Trisni Burnout Inventory (M-TBI). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi Spearman Rank, dan tabulasi silang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stres kerja kategori sedang (56,1%) dan burnout kategori sedang (68,4%). Dimensi burnout yang meliputi kelelahan emosional (67,5%), depersonalisasi (78,1%), dan rendahnya penghargaan diri (74,6%) juga didominasi kategori sedang. Ditemukan hubungan positif yang signifikan antara stres kerja dan burnout (p<0,001; r=0,533) dengan kekuatan hubungan sedang. Selain itu, stres kerja berhubungan signifikan dengan kelelahan emosional (p=0,001) dengan kekuatan hubungan sedang dan rendahnya penghargaan diri (p=0,0001) dengan kekuatan hubungan lemah, sedangkan tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara stres kerja dan depersonalisasi (p=0,537). Jenis kelamin juga diketahui berhubungan signifikan dengan stres kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres kerja yang dialami perawat, semakin tinggi tingkat burnout yang dialami, terutama pada dimensi kelelahan emosional dan rendahnya penghargaan diri. Oleh karena itu, rumah sakit perlu menerapkan intervensi yang tepat untuk mengurangi stres kerja dan mencegah terjadinya burnout pada perawat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | stres kerja, burnout, perawat |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 07:48 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 07:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52131 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
