Cayaningsih, Adelya Dwi and Hidayati, Wahyu (2026) Penerapan Aromaterapi dan Progressive Muscle Relaxation untuk Mengurangi Tingkat Stres pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020122120044_Adelya Dwi Cayaningsih_Halaman Depan.pdf Download (529kB) |
|
|
Text
22020122120044_Adelya Dwi Cayaningsih_BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
|
|
Text
22020122120044_Adelya Dwi Cayaningsih_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (445kB) |
|
|
Text
22020122120044_Adelya Dwi Cayaningsih_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
|
|
Text
22020122120044_Adelya Dwi Cayaningsih_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (339kB) |
|
|
Text
22020122120044_Adelya Dwi Cayaningsih_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (282kB) |
|
|
Text
22020122120044_Adelya Dwi Cayaningsih_BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (218kB) |
|
|
Text
22020122120044_Adelya Dwi Cayaningsih_Daftar Pustaka.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
22020122120044_Adelya Dwi Cayaningsih_Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
22020122120044_Adelya Dwi Cayaningsih_Full Draft.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Pasien dengan penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis seringkali mengalami stres akibat ketidakpastian mengenai kesembuhan, perubahan aktivitas, dan keharusan menjalani terapi seumur hidup. Stres yang tidak dikelola dapat meningkatkan risiko hipertensi, gangguan tidur, dan menurunkan kepatuhan terhadap terapi sehingga dapat memperburuk prognosis penyakit. Terapi kombinasi aromaterapi lavender dan progressive muscle relaxation bertujuan membantu mengurangi stres pada pasien hemodialisis. Metode yang digunakan yaitu deskriptif evaluatif tanpa kelompok kontrol melalui pengukuran pre-test dan post-test menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale-10 kepada 20 partisipan. Terapi diberikan 2 kali per minggu selama 2 minggu dengan durasi intervensi selama 10–15 menit pada pasien sebelum menjalani hemodialisis. Hasil menunjukkan adanya perubahan tingkat stres partisipan sebelum dan sesudah pemberian terapi. Mayoritas partisipan sebelum terapi mengalami stres sedang sebanyak 11 orang (55%), diikuti stres ringan sebanyak 5 orang (25%) dan stres berat sebanyak 4 orang (20%). Sesudah pemberian terapi, stres ringan meningkat menjadi 13 orang (65%), stres sedang menurun menjadi 7 orang (35%) dan tidak terdapat lagi partisipan stres berat. Rata-rata skor stres juga mengalami penurunan dari 19,15 menjadi 11,15 sesudah pemberian terapi. Kombinasi kedua terapi ini memberikan efek saling melengkapi melalui relaksasi fisik dan psikologis sehingga efektif dalam membantu mengurangi stres. Disarankan penerapan terapi kombinasi ini secara rutin dan berkelanjutan sebagai salah satu upaya mengelola stres pasien selama menjalani terapi hemodialisis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hemodialisis, Aromaterapi Lavender, Relaksasi Otot Progresif, Stres |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 06:59 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 06:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52118 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
