Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN OCCUPATIONAL FATIGUE PADA PERAWAT DI RSD K.R.M.T. WONGSONEGORO SEMARANG

Ifani, Savira Fitri and Ratnaningsih, Ika Zenita (2026) HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN OCCUPATIONAL FATIGUE PADA PERAWAT DI RSD K.R.M.T. WONGSONEGORO SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Repository_Savira Fitri Ifani_15000122120002.pdf] Text
Repository_Savira Fitri Ifani_15000122120002.pdf

Download (336kB)

Abstract

Tingginya tuntutan kerja dan terbatasnya jumlah tenaga medis memicu munculnya occupational fatigue pada perawat. Mengingat tuntutan kerja yang semakin tidak terelakkan, psychological capital berperan penting sebagai mekanisme pertahanan internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological capital dengan occupational fatigue pada perawat di RSD K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang. Occupational Fatigue mengacu pada tingkat kelelahan fisik dan mental, ditandai dengan rasa letih berkepanjangan dan penurunan kemampuan kognitif dan dorongan motivasional yang menghambat seseorang dalam bekerja secara optimal akibat dari aktivitas kerja berkelanjutan. Psychological Capital merupakan kondisi psikologis positif individu, dicirikan dengan keyakinan akan kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan, penilaian positif terhadap keberhasilan, tekun dalam mencapai tujuan, serta mampu untuk bertahan dan bangkit saat menghadapi masalah. Subjek penelitian mencakup 161 perawat (Laki-laki = 30.4%, Perempuan = 69.9%) dari 12 bangsal rawat inap yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Penggalian data menggunakan Fatigue Assessment Scale (10 item; α = 0.766) dan Psychological Capital Questionnaire (21 item; α = 0.952). Uji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana yang menunjukkan bahwa psychological capital secara signifikan memprediksi occupational fatigue, B = -0.275, SE = 0.045 , β = 0.438, t(159) = -6.142, p < .001. Model regresi signifikan, F(1,159) = 37.72, p < .001, dengan R² = 0.192. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif antara psychological capital dengan occupational fatigue, artinya semakin tinggi tingkat psychological capital yang dimiliki, maka semakin rendah pula tingkat occupational fatigue yang dirasakan perawat dengan sumbangan efektif sebesar 19.2%. Manajemen rumah sakit perlu melakukan intervensi penguatan psychological capital guna memitigasi kelelahan perawat.

Kata kunci: psychological capital; occupational fatigue; perawat

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Fakultas Psikologi
Date Deposited: 10 Jun 2026 04:58
Last Modified: 18 Jun 2026 07:00
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52066

Actions (login required)

View Item View Item