Search for collections on Undip Repository

Eksplorasi Pengalaman Psikolog dalam Menangani Pasien Self-harm di RSJD Dr. Amino Gondohutomo: Studi Kualitatif

Agista, Tessa Lonika and Sari, Sri Padma and Suerni, Titik and Dwidiyanti, Meidiana (2026) Eksplorasi Pengalaman Psikolog dalam Menangani Pasien Self-harm di RSJD Dr. Amino Gondohutomo: Studi Kualitatif. [Experiment] (Unpublished)

[thumbnail of Tessa Lonika Agista_22020125210125_Halaman Depan.pdf] Text
Tessa Lonika Agista_22020125210125_Halaman Depan.pdf

Download (315kB)
[thumbnail of Tessa Lonika Agista_22020125210125_Isi.pdf] Text
Tessa Lonika Agista_22020125210125_Isi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB)
[thumbnail of Tessa Lonika Agista_22020125210125_Daftar Pustaka.pdf] Text
Tessa Lonika Agista_22020125210125_Daftar Pustaka.pdf

Download (174kB)
[thumbnail of Tessa Lonika Agista_22020125210125_Full.pdf] Text
Tessa Lonika Agista_22020125210125_Full.pdf
Restricted to Registered users only

Download (405kB)

Abstract

Perilaku self-harm merupakan tindakan menyakiti diri sendiri secara sengaja tanpa tujuan bunuh diri yang umumnya digunakan sebagai mekanisme koping maladaptif terhadap tekanan emosional. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman psikolog dalam menangani pasien self-harm di RSJD Dr. Amino Gondohutomo. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan terdiri dari tiga psikolog klinis yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-harm berkaitan dengan kesulitan regulasi emosi, distress psikologis, pengalaman traumatis, serta kurangnya dukungan keluarga dan lingkungan sosial. Dalam proses penanganan, building trust melalui hubungan terapeutik yang empatik, suportif, dan non-judgmental menjadi kunci utama intervensi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa continuity of care masih menjadi tantangan karena tindak lanjut pasca rawat belum berjalan optimal. Selain itu, pasien self-harm yang dirujuk ke psikolog umumnya merupakan pasien dengan kondisi emosional yang telah stabil dan mampu mengikuti proses konseling secara optimal. Oleh karena itu, penanganan pasien self-harm memerlukan pendekatan yang komprehensif, berkelanjutan, serta kolaborasi antar profesional kesehatan mental.

Item Type: Experiment
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
Depositing User: Keperawatan Undip
Date Deposited: 08 Jun 2026 04:08
Last Modified: 08 Jun 2026 04:08
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51966

Actions (login required)

View Item View Item