rahmadini, Alfiyah and Sari, Sri Padma and Dwidiyanti, Meidiana and Suerni, Titik (2026) Faktor Pemicu dan Respon Emosional Terhadap Dorongan Self Harm. [Experiment] (Unpublished)
|
Text
Alfiyah Rahmadini_22020125210151_Halaman depan.pdf Download (340kB) |
|
|
Text
Alfiyah Rahmadini_22020125210151_Isi.pdf Restricted to Registered users only Download (263kB) |
|
|
Text
Alfiyah Rahmadini_22020125210151_Daftar Pustaka.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
Alfiyah Rahmadini_22020125210151_Full.pdf Restricted to Registered users only Download (447kB) |
Abstract
Latar Belakang: Self-harm merupakan perilaku menyakiti diri sendiri yang dilakukan sebagai bentuk pelampiasan terhadap tekanan emosional dan distress psikologis. Dorongan self-harm sering dipengaruhi oleh pengalaman traumatis, konflik interpersonal, kurangnya dukungan emosional, serta ketidakmampuan individu dalam mengelola emosi negatif. Perilaku ini dapat berdampak pada gangguan psikologis yang lebih berat hingga meningkatkan risiko bunuh diri apabila tidak ditangani dengan tepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor pemicu dan respon emosional terhadap dorongan self-harm pada pasien dengan riwayat perilaku self-harm. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan berjumlah tiga pasien rawat inap dengan riwayat perilaku self-harm yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur secara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil: Penelitian menemukan dua tema utama, yaitu faktor pemicu dorongan self-harm dan respon emosional. Faktor pemicu meliputi konflik interpersonal, pikiran berulang terhadap pengalaman traumatis, perasaan tidak dipahami dan tidak dianggap, tekanan psikologis yang terpendam, serta kehilangan figur orang tua. Respon emosional yang muncul berupa emosi negatif seperti marah, sedih, kecewa, dan kelelahan emosional. Dorongan tersebut dilampiaskan melalui tindakan menyakiti diri secara fisik seperti membenturkan kepala, menggigit tangan, memukul diri, dan menyayat tangan. Kesimpulan: Faktor pemicu dorongan self-harm meliputi konflik interpersonal, pikiran berulang, perasaan tidak dipahami, tekanan psikologis yang terpendam, dan kehilangan figur orang tua. Faktor tersebut menimbulkan respon emosional berupa marah, sedih, kecewa, takut, dan kelelahan emosional yang kemudian dilampiaskan melalui perilaku menyakiti diri secara fisik.
| Item Type: | Experiment |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Self-harm; respon emosional; faktor pemicu self-harm |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program in Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 04:09 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 04:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51965 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
