Search for collections on Undip Repository

ANALISIS PENGARUH BERBAGAI KLASTER GEJALA TERHADAP TINGKAT KUALITAS HIDUP ORANG DENGAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (ODHIV) DALAM PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL (Studi Kasus di RSUP Dr Kariadi Semarang)

Andanda, Alfa AA and Sofro, Muchlis AU and Farhanah, Nur (2026) ANALISIS PENGARUH BERBAGAI KLASTER GEJALA TERHADAP TINGKAT KUALITAS HIDUP ORANG DENGAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (ODHIV) DALAM PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL (Studi Kasus di RSUP Dr Kariadi Semarang). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak Tesis Alfa] Text (Abstrak Tesis Alfa)
Abstrak Tesis Alfa.pdf

Download (246kB)

Abstract

Pendahuluan: Orang dengan Human Immunideficiency Virus (ODHIV) dalam pengobatan antitretroviral sering mengalami berbagai gejala yang saling berinteraksi dan dapat membentuk klaster gejala yaitu klaster psikologis & kognitif, gastrointestinal, infeksi/respirasi, dermatomuskuloskeletal dan perubahan tubuh & seksual. Klaster gejala tersebut dianggap dapat memengaruhi kualitas hidup di berbagai domainnya. Namun bukti mengenai klaster gejala apa saja yang berpengaruh terhadap kualitas hidup ODHIV masih terbatas.
Tujuan: Membuktikan berbagai klaster gejala yang berpengaruh terhadap tingkat kualitas hidup ODHIV dalam pengobatan antiretroviral.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan data gejala yang diukur menggunakan Indeks Gejala HIV (IGH) dan kualitas hidup menggunakan WHOQOL-HIV BREF versi Indonesia. Analisis klaster gejala dikelompokkan dengan principal component analysis, kemudian hubungan antara klaster gejala dan kualitas hidup sebagai variabel terikat dianalisis menggunakan independent-t test. Dilakukan network analysis antara masing-masing-masing klaster gejala untuk mengetahui kekuatan dan kedekatan antar klaster.
Hasil: Klaster gejala yang memengaruhi kualitas hidup ODHIV pada domain fisik adalah klaster gejala psikologis & kognitif (p=0,016; OR 5,1 ;CI 95%: 1,4–19,1) dan klaster infeksi/respirasi (p=0,045; OR 2,8; CI 95%: 1,9–8,9). Klaster gejala gastrointestinal (p=0,261; OR 0,57 ;CI 95%: 0,2-1,5), klaster dermatomuskuloskeletal (p=0,959; OR 1 ;CI 95%: 0,2-3,6), dan klaster perubahan tubuh & seksual (p=0,336; OR 1,6 ;CI 95%: 0,6-4,2) tidak memengaruhi kualitas hidup domain fisik. Tidak ada klaster gejala yang memengaruhi kualitas hidup ODHIV pada domain lainnya (psikologis, kemandirian, sosial, lingkungan dan spiritual) mungkin karena dipengaruhi faktor eksternal lainnya.
Simpulan: Klaster gejala yang berpengaruh terhadap buruknya tingkat kualitas hidup ODHIV dalam pengobatan antiretroviral adalah klaster psikologis & kognitif dan klaster infeksi/respirasi.

Kata kunci: ODHIV, klaster gejala, kualitas hidup

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: ODHIV, klaster gejala, kualitas hidup
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 10 Jun 2026 02:45
Last Modified: 10 Jun 2026 02:45
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51933

Actions (login required)

View Item View Item