RAMADHAN, RAJA and Suteki, Suteki and HARDIYANTI, MARZELLINA (2026) DEKONSTRUKSI KEDUDUKAN PANCASILA SEBAGAI GRUNDNORM DALAM KERANGKA STUFENBAU THEORY. _001 DIH 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
RAJA RAMADHAN_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
RAJA RAMADHAN_ABSTRAK.pdf Download (218kB) |
|
|
Text
RAJA RAMADHAN_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (345kB) |
|
|
Text
RAJA RAMADHAN_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (367kB) |
|
|
Text
RAJA RAMADHAN_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (646kB) |
|
|
Text
RAJA RAMADHAN_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (202kB) |
|
|
Text
RAJA RAMADHAN_DAFPUS.pdf Download (197kB) |
Abstract
Pancasila secara hakikat diposisikan sebagai nilai dasar penyelenggaraan negara sekaligus pedoman hidup bangsa yang berlandaskan pada etika dan moralitas sebagai philosofische grondslag. Secara yuridis, Pasal 2 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan menegaskan posisi Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara. Formalisasi tersebut membawa implikasi teoretis yang menempatkan Pancasila dalam diskursus grundnorm. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi Stufenbaulehre dalam membedah kedudukan Pancasila, melakukan dekonstruksi terhadap klaim Pancasila sebagai grundnorm, serta merumuskan konstruksi teoretis baru mengenai kedudukan Pancasila dalam sistem hukum Indonesia. Menggunakan paradigma pos-positivisme, penelitian ini menerapkan pendekatan filsafat, konseptual, historis, dan hermeneutika. Spesifikasi penelitian bersifat deskriptif-analitis dengan sumber data berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis melalui teknik close reading. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Stufenbaulehre valid digunakan sebagai pisau analisis, kategorisasi Pancasila sebagai grundnorm mengandung problematika laten yang dapat mereduksi nilai substansialnya. Sebagai rekonstruksi, penelitian ini menawarkan redefinisi Pancasila sebagai Metaphysical Grounding Principle agar nilai-nilai materiil Pancasila dapat terinternalisasi secara konsisten dalam setiap pembentukan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini merekomendasikan pengadopsian pendekatan grounding relation dalam naskah akademik untuk menjamin hubungan rasional-material antara pasal regulasi dan nilai Pancasila, reformasi pendidikan hukum dari positivisme murni menuju filsafat hukum integratif guna memperkuat pengakuan psikologis terhadap hukum sebagai nadi keadilan, pengembangan studi kritis atas pemahaman Kelsenian untuk memberikan landasan ilmiah bagi praktisi dalam menguji validitas material norma tanpa terjebak formalisme sempit.
Kata Kunci: Pancasila, Stufenbaulehre, Grundnorm, Dekonstruksi, Sistem Hukum Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pancasila, Stufenbaulehre, Grundnorm, Dekonstruksi, Sistem Hukum Indonesia. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 01:23 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 01:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51849 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
