PUTRI, SABRINA KRISTIANA and Priyono, FX. Joko and Samekto, F.X. Adji (2026) PENGGUNAAN SECARA DAMAI PENGEMBANGAN NUKLIR IRAN DAN TUDUHAN PELANGGARAN SAFEGUARDING. _009 HI 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Sabrina Kristiana Putri-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Sabrina Kristiana Putri-abstrak.pdf Download (145kB) |
|
|
Text
Sabrina Kristiana Putri-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (331kB) |
|
|
Text
Sabrina Kristiana Putri-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (299kB) |
|
|
Text
Sabrina Kristiana Putri-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (384kB) |
|
|
Text
Sabrina Kristiana Putri-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (155kB) |
|
|
Text
Sabrina Kristiana Putri-dapus.pdf Download (201kB) |
Abstract
Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT) merupakan instrumen utama dalam rezim non-proliferasi nuklir yang menyeimbangkan larangan penyebaran senjata nuklir dengan hak negara untuk memanfaatkan energi nuklir bagi tujuan damai. Namun, masih terdapat perdebatan mengenai batas hukum
penggunaan energi nuklir secara damai, khususnya terkait aktivitas pengayaan uranium, serta apakah pelanggaran safeguards IAEA secara otomatis dapat dikualifikasikan sebagai pelanggaran terhadap NPT. Persoalan tersebut tampak dalam kasus program nuklir Iran yang memunculkan sengketa hukum dan politik di tingkat internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis batas hukum penggunaan energi nuklir secara damai dalam rezim NPT serta hubungan antara NPT dan safeguards IAEA dalam konteks pelanggaran safeguards. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Hasilnya menunjukkan bahwa NPT tidak menetapkan batas kuantitatif eksplisit mengenai tingkat pengayaan uranium, kapasitas fasilitas, maupun jumlah material nuklir sebagai parameter otomatis pelanggaran. Legalitas program nuklir ditentukan berdasarkan tujuan penggunaan, larangan proliferasi,
serta kepatuhan terhadap kewajiban safeguards dalam ArticlesI, II, III, dan IV NPT.
Klasifikasi seperti Low Enriched Uranium (LEU) dan Highly Enriched Uranium (HEU) merupakan kategori teknis verifikatif, bukan larangan normatif langsung dalam NPT. Safeguards IAEA juga berfungsi sebagai instrumen implementatif untuk melaksanakan kewajiban verifikasi dalam Article III NPT. Oleh karena itu, pelanggaran safeguards tidak serta-merta sama dengan pelanggaran substantif
terhadap NPT, kecuali terdapat pembuktian lebih lanjut mengenai pengalihan material atau program nuklir untuk tujuan militer.
Keywords : Penggunaan secara damai, pelanggaran, safeguarding, Iran, pengembangan nuklir.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penggunaan secara damai, pelanggaran, safeguarding, Iran, pengembangan nuklir |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 07:14 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 07:14 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51832 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
