DAELI, RAYNALD NIAS PUTRA and Priyono, Ery Agus and Islamiyati, Islamiyati (2026) PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM BAGI KREDITUR AKIBAT MORA-CREDITORIS DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA KAPAL YANG MELANGGAR ASAS ITIKAD BAIK (STUDI PUTUSAN NOMOR 17/PDT.G/2021/PN BATAM). _056 PDT 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
RAYNALD NIAS PUTRA DAELI-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
RAYNALD NIAS PUTRA DAELI-abstrak.pdf Download (74kB) |
|
|
Text
RAYNALD NIAS PUTRA DAELI-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (523kB) |
|
|
Text
RAYNALD NIAS PUTRA DAELI-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (495kB) |
|
|
Text
RAYNALD NIAS PUTRA DAELI-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
RAYNALD NIAS PUTRA DAELI-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (135kB) |
|
|
Text
RAYNALD NIAS PUTRA DAELI-dapus.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
RAYNALD NIAS PUTRA DAELI-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (236kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sengketa perjanjian sewa menyewa kapal yang menimbulkan persoalan ketika kreditur justru menghambat pelaksanaan prestasi debitur atau dikenal sebagai mora-creditoris. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi penerapan asas itikad baik dalam meninjau Putusan Nomor
17/Pdt.G/2021/PN Batam serta pertanggungjawaban hukum yang seharusnya dibebankan kepada kreditur akibat mora-creditoris dalam perkara tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan asas itikad baik dalam putusan tersebut dan menelaah pertanggungjawaban hukum yang seharusnya dibebankan kepada kreditur akibat mora-creditoris. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian doktrinal yakni yuridis normatif dengan metode deskriptif-analitis, menggunakan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, serta dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa Penggugat
terbukti melakukan mora-creditoris melalui penarikan kapal secara sepihak sebelum masa sewa berakhir, pengabaian kewajiban dokumen kapal, serta tidak membayar biaya docking yang menjadi tanggung jawabnya. Tindakan tersebut mencerminkan tidak adanya itikad baik karena Penggugat justru menghambat pemanfaatan objek sewa oleh Tergugat secara tidak patut dan wajar.
Pertanggungjawaban hukum yang seharusnya dibebankan kepada kreditur akibat mora-creditoris dalam perkara ini meliputi penetapan dirinya sebagai pihak wanprestasi, hapusnya hak menagih sisa utang debitur melalui kompensasi, kewajiban membayar ganti rugi, serta pembebanan biaya perkara. Kesimpulan
penelitian ini menegaskan bahwa kegagalan pelaksanaan kontrak dalam perkara ini bersumber dari kelalaian kreditur, sehingga perlindungan hukum terhadap debitur beritikad baik harus lebih diutamakan melalui pertanggungjawaban hukum dari kreditur.
Kata Kunci: Putusan Nomor 17/Pdt.G/2021/PN Batam, Mora-Creditoris, Asas Itikad Baik, Pertanggungjawaban Hukum
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Putusan Nomor 17/Pdt.G/2021/PN Batam, Mora-Creditoris, Asas Itikad Baik, Pertanggungjawaban Hukum |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 06:28 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 06:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51820 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
