Search for collections on Undip Repository

Analisis Perbedaan Dosis Organ at Risk (OAR) Serial dan Paralel dengan Teknik IMRT dan 3D-CRT Pada Kasus Kanker Otak

PURBA, Teddy Wijaya (2026) Analisis Perbedaan Dosis Organ at Risk (OAR) Serial dan Paralel dengan Teknik IMRT dan 3D-CRT Pada Kasus Kanker Otak. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of bebasperpustakaanfakultas_teddywijayapurba.zip] Archive
bebasperpustakaanfakultas_teddywijayapurba.zip
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. HALAMAN JUDUL.pdf] Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (319kB)
[thumbnail of 4. HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI.pdf] Text
4. HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI.pdf

Download (411kB)
[thumbnail of 6. KATA PENGANTAR.pdf] Text
6. KATA PENGANTAR.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of 7. DAFTAR ISI.pdf] Text
7. DAFTAR ISI.pdf

Download (256kB)
[thumbnail of 12. ABSTRAK.pdf] Text
12. ABSTRAK.pdf

Download (308kB)
[thumbnail of 13. ABSTRACT.pdf] Text
13. ABSTRACT.pdf

Download (222kB)
[thumbnail of 14. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
14. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (444kB)
[thumbnail of 19. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (303kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan distribusi dosis teknik
Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT) dan Three-Dimensional
Conformal Radiation Therapy (3D-CRT) pada Planning Target Volume (PTV)
serta Organ at Risk (OAR) serial dan paralel. Penelitian ini dilakukan terhadap 15
pasien kanker otak di fasilitas radioterapi rumah sakit rujukan. Evaluasi dosimetri
dilakukan dengan analisis Dose Volume Histogram (DVH), Conformity Index (CI),
dan Homogeneity Index (HI) dengan mengacu pada rekomendasi International
Commission on Radiation Units and Measurements (ICRU) serta batas toleransi
dosis organ klinis yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan kedua teknik
mampu mencapai cakupan dosis PTV V95% sesuai rekomendasi ICRU pada
sebagian besar pasien, dengan volume dosis berlebih (V107%) tetap dalam batas
yang diperkenankan. Pada OAR serial seperti brainstem dan spinal cord, kedua
teknik umumnya memenuhi batas toleransi yang ditetapkan. Pada OAR paralel
seperti bola mata, dan koklea, IMRT cenderung memberikan dosis lebih rendah
pada organ kritis meskipun meningkatkan volume jaringan dosis rendah di
sekitarnya. Nilai rata-rata CI dan HI teknik IMRT lebih mendekati rekomendasi
ICRU, yang menunjukkan konformitas dan homogenitas dosis yang lebih baik
dibanding 3D-CRT, perbedaan statistik yang dilakukan menunjukkan perbedaan
yang signifikan. Secara keseluruhan, IMRT lebih menguntungkan dosimetrik yang
lebih baik pada kasus kanker otak dengan geometri target yang kompleks. Namun
pemilihan teknik radioterapi tetap mempertimbangkan efisiensi waktu,
ketersediaan sumber daya, dan kondisi klinis pasien.
Kata kunci: kanker otak, 3D-CRT, IMRT, OAR, PTV

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 03 Jun 2026 08:36
Last Modified: 03 Jun 2026 08:36
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51747

Actions (login required)

View Item View Item