AYUNDA, HELMINA and DZAKI, MUHAMMAD WILDAN (2026) PERENCANAAN FASILITAS PENGOLAHAN LIMBAH BONGGOL JAGUNG DI KABUPATEN GROBOGAN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO ; FAKULTAS TEKNIK.
|
Text
Muhammad Wildan Dzaki_21080122140155_Bebas Pustaka TL.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK
Kabupaten Grobogan merupakan salah satu sentra produksi jagung di Provinsi Jawa Tengah yang menghasilkan limbah pertanian berupa bonggol jagung dalam jumlah besar. Berdasarkan hasil perhitungan timbulan, bonggol jagung yang dihasilkan dari 18
kecamatan di Kabupaten Grobogan mencapai sekitar 588 ton per hari, yang pada kondisi eksisting belum dikelola secara optimal dan sebagian besar masih dibakar dan dibiarkan di lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan fasilitas
pengelolaan limbah bonggol jagung yang terintegrasi dan berkelanjutan melalui pendekatan neraca massa, penyusunan neraca massa ideal, serta merencanakan pengolahan dengan teknologi yang aplikatif. Metode yang digunakan meliputi
pengumpulan data produksi jagung Kabupaten Grobogan tahun 2019–2024, perhitungan timbulan bonggol jagung berdasarkan faktor residu, penyusunan neraca massa setiap tahapan proses, serta perencanaan teknis fasilitas yang terdiri dari gudang terpusat, Unit Pengolahan Biomassa (UPB), dan sistem logistik pengumpulan di tingkat kecamatan. Hasil analisis neraca massa menunjukkan bahwa dari total timbulan bonggol jagung sebesar 588 ton per hari, setelah melalui proses pencacahan, karbonisasi, dan pengolahan
lanjutan, diperoleh produk akhir berupa briket bioarang dengan berat sekitar 243 ton per hari. Selain itu, hasil pengujian karakteristik briket menunjukkan bahwa nilai kalor briket bioarang yang dihasilkan berada pada kisaran ±5.655 kkal/kg, sehingga telah memenuhi standar mutu briket biomassa berdasarkan SNI 01-6235-2000 yang mensyaratkan nilai kalor minimum sekitar 5.000 kkal/kg. Proses karbonisasi menyebabkan penyusutan massa hingga 66%, sedangkan proses pengeringan lanjutan menurunkan kadar air briket hingga memenuhi standar produk energi biomassa. Neraca massa ini menjadi dasar dalam penentuan kapasitas unit proses, jumlah peralatan, serta luas area yang dibutuhkan dalam
perencanaan fasilitas. Sistem pengumpulan limbah dirancang menggunakan skema drop point pada masing-masing kecamatan untuk meningkatkan efisiensi logistik dan menghindari pembangunan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) yang tidak efektif. Pengangkutan dari lahan pertanian ke drop point dilakukan menggunakan kendaraan roda tiga (tossa) dengan kapasitas 1 ton per trip dan ritasi hingga 12 trip per hari, sedangkan pengangkutan dari drop point menuju gudang terpusat menggunakan truk berkapasitas 20 m³ per trip dengan ritasi hingga 10 trip per hari. Skema ini dirancang agar seluruh timbulan bonggol jagung dapat sampai ke gudang terpusat dalam waktu kurang dari satu hari. Gudang terpusat direncanakan memiliki luas total sekitar 7.861 m², yang mencakup area penerimaan, pewadahan, penyimpanan maksimal tiga hari, serta area operasional pendukung. Pembatasan waktu penyimpanan dilakukan untuk mencegah penumpukan
material, menekan kebutuhan lahan, dan menjaga kontinuitas pasokan bahan baku ke unit pengolahan. Sementara itu, Unit Pengolahan Biomassa (UPB) direncanakan dengan luas
sekitar ±3.000 m², yang mencakup unit shredding, karbonisasi, diskmill, mixing, molding, oven, pengemasan, dan penyimpanan produk. Perencanaan fasilitas pengolahan limbah bonggol jagung ini diharapkan mampu mengelola seluruh timbulan harian secara efektif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan nilai tambah limbah pertanian menjadi produk energi alternatif berupa briket bioarang. Implementasi sistem ini berpotensi mengurangi pencemaran lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Grobogan.
Kata Kunci: Bonggol Jagung, Neraca Massa, Unit Pengolahan Biomassa, Briket Bioarang, Perencanaan Fasilitas Pengolahan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering |
| Depositing User: | anik riyanti |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 06:17 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 06:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51700 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
