PUTRAKU, HAVID GILLBRAN and Santoso, Budi and Sutrisno, Putri Ayu (2026) TANGGUNG JAWAB PEMBAYARAN ROYALTI KEPADA PENCIPTA LAGU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA (STUDI KASUS SENGKETA LAGU NUANSA BENING). _051 DG 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
HAVID GILLBRAN PUTRAKU_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
HAVID GILLBRAN PUTRAKU_ABSTRAK.pdf Download (121kB) |
|
|
Text
HAVID GILLBRAN PUTRAKU_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (309kB) |
|
|
Text
HAVID GILLBRAN PUTRAKU_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (394kB) |
|
|
Text
HAVID GILLBRAN PUTRAKU_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (688kB) |
|
|
Text
HAVID GILLBRAN PUTRAKU_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (132kB) |
|
|
Text
HAVID GILLBRAN PUTRAKU_DAFPUS.pdf Download (145kB) |
Abstract
Meskipun Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta telah mengatur hak ekonomi pencipta serta kewajiban pembayaran royalti. Namun, dalam praktiknya masih terdapat ketidakpastian hukum dalam penentuan pihak yang bertanggung jawab untuk membayar royalti seperti dalam sengketa hak cipta lagu “Nuansa Bening” yang melibatkan pencipta lagu dengan pelaku pertunjukan. Penelitian ini mengkaji dua rumusan masalah, yaitu: (1) Apakah pembayaran royalti dalam pertunjukan musik komersial wajib menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta; dan (2) Bagaimana tanggung jawab hukum pembayaran royalti antara pelaku pertunjukan, penyelenggara acara, dan platform digital dalam kasus sengketa lagu “Nuansa Bening”.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, serta spesifikasi penelitian deskriptif analitis dengan metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Pasal 9 Undang-Undang Hak Cipta, pembayaran royalti merupakan kewajiban hukum sebagai bentuk perlindungan hak ekonomi pencipta atas pemanfaatan ciptaan secara komersial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tanggung jawab pembayaran royalti tidak dapat dibebankan kepada pelaku pertunjukan, melainkan kepada penyelenggara acara sebagai pihak yang memperoleh manfaat ekonomi secara langsung, serta platform digital dalam konteks distribusi karya secara daring.
Kata Kunci: Hak Cipta, Royalti, Pertunjukan Musik Komersial, Tanggung Jawab Hukum
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hak Cipta, Royalti, Pertunjukan Musik Komersial, Tanggung Jawab Hukum |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 04:00 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 04:00 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51670 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
