GARNITYA, AULIA INTAN and Rahayu, Rahayu and Farida, Elfia (2019) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN KORBAN PELECEHAN SEKSUAL (STUDI KASUS BAIQ NURIL). _070 HI 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
70 - AULIA INTAN GARNITYA - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (916kB) |
|
|
Text
70 - AULIA INTAN GARNITYA - abstrak.pdf Download (322kB) |
|
|
Text
70 - AULIA INTAN GARNITYA - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (373kB) |
|
|
Text
70 - AULIA INTAN GARNITYA - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (633kB) |
|
|
Text
70 - AULIA INTAN GARNITYA - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (345kB) |
|
|
Text
70 - AULIA INTAN GARNITYA - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (653kB) |
|
|
Text
70 - AULIA INTAN GARNITYA - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (217kB) |
|
|
Text
70 - AULIA INTAN GARNITYA - dapus.pdf Download (360kB) |
Abstract
Ketentuan-ketentuan terkait HAM yang diatur pada Universal Declaration of Human Rights (UDHR), International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) dan International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights (ICESCR) belum mampu mengakomodir hak-hak perempuan. Oleh karena itu, dibentuk Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against
Women (CEDAW) sebagai upaya internasional untuk melindungi dan
mempromosikan hak-hak perempuan di seluruh dunia. Namun, hadirnya CEDAW pun tidak menjamin akan hilangnya diskriminasi terhadap perempuan baik dalam lingkup internasional maupun nasional. Kekerasan terhadap perempuan masih terjadi, salah satunya kekerasan seksual. Salah satu contoh kekerasan seksual yang terjadi adalah pelecehan seksual yang dialami Baiq Nuril. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji apakah pelecehan seksual yang dialami Baiq Nuril termasuk dalam pelanggaran HAM dan bagaimana perlindungan hukum terhadap Baiq Nuril sebagai korban pelecehan seksual. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian doktrinal dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan Haji Muslim kepada Baiq Nuril dapat dikategorikan sebagai pelecehan seksual secara verbal yang merupakan salah satu
bentuk pelanggaran HAM dan Baiq Nuril berhak mendapatkan perlindungan hukum sebagaimana ketentuan dalam hukum nasional serta berhak mendapatkan rehabilitasi baik secara psikososial, psikologis maupun ganti kerugian. Dalam usaha
memberikan perlindungan terhadap perempuan dari segala bentuk kekerasan seksual, diperlukan peran serta negara, aparat penegak hukum dan masyarakat.
Kata kunci: Hak Asasi Manusia, Hak Asasi Perempuan, pelecehan seksual
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hak Asasi Manusia, Hak Asasi Perempuan, pelecehan seksual |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 07:20 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 07:20 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51657 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
