Search for collections on Undip Repository

PERENCANAAN PENGENDALIAN EMISI DEBU PADA AREA PROCESSING PLANT DAN OPEN-PIT DI PERTAMBANGAN BATUBARA PT X, KALIMANTAN TIMUR

Rasmayani, Sri Adika and Mutmainah Hambali, Fathya Zahra (2026) PERENCANAAN PENGENDALIAN EMISI DEBU PADA AREA PROCESSING PLANT DAN OPEN-PIT DI PERTAMBANGAN BATUBARA PT X, KALIMANTAN TIMUR. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO ; FAKULTAS TEKNIK.

[thumbnail of Tugas Akhir_Sri Adika Rasmayani dan Fathya Zahra M.H_Repository (1).pdf] Text
Tugas Akhir_Sri Adika Rasmayani dan Fathya Zahra M.H_Repository (1).pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK
Batubara merupakan sumber energi utama di Indonesia dengan produksi mencapai 775,2 juta ton pada tahun 2023 atau sekitar 8,5 % dari produksi global. Tingginya kapasitas produksi batubara juga berpotensi dalam menurunkun kualitas lingkungan seperti peningkatan emisi debu yang signifikan. PT X Kalimantan Timur memiliki luas konsensi 78.004 hektar dengan 4 area tambang utama yang memiliki sumber daya batubara mencapai 3,341 juta ton dengan cadangan sekitar 404,1 juta ton. Penelitian ini bertujuan untuk ; (a) mengetahui kondisi eksisting terkait kualitas udara ambien di sekitar PT X, (b) menghitung inventarisasi emisi debu fugitif dari kegiatan operasional, (c) menganalisis sebaran debu dengan model dispersi untuk melakukan evaluasi perkiraan konsentrasi emisi debu fugitif, (d) Merencakan upaya mitigasi pengendalian untuk mencegah dampak lingkungan dan risiko bahaya K3, (e) menyusun Rencanan Anggaran Biaya yang dibutuhkan dalam perencanaan pengendalian. Pada studi ini difokuskan pada dua area tambang yaitu Site A di Coal Processing Plant dan Site B di Open-Pit. Sumber emisi utama di Site A berasal dari erosi angin, conveyor, crusher, aktivitas hauling dan kendaraan alat-alat berat sedangkan di Site B berasal dari erosi angin, kegiatan peledakan, aktivitas alat-alat berat dan aktivitas hauling. Hasil inventarisasi menunjuk bahwa pengendalian secara eksisting dan tidak dilakukan pengendalian terdapat faktor emisi di Site A aktivitas ROM 1, ROM 3, dan aktivitas hauling menghasilkan faktor emisi 4,5 × 10⁻⁷ g/s/m² , 4,5 × 10⁻⁷ g/s/m², dan 1,5 × 10⁻³ g/s/m², sementara untuk faktor emisi site B sebesar 2,28 × 10⁻³ g/s/m². Pengendalian secara eksisting belum secara optimal, sehingga dilakukan perencanaan pengendalian untuk menurunkan debu secara signifikan dengan pada site A terjadi di ROM 1 dan 3 yang menggunakan water sprinkler dengan efektivitas 50% dan penambahan chemical pada water truck dengan efektivitas 70% , sementara site B menggunakan pergantian chemical pada water truck dengan efektivitas 89%. Nilai faktor emisi setelah pengendalian menunjukkan penurunan untuk site A berkisar 2,2 × 10⁻⁷ g/s/m² untuk ROM 1 dan 3, serta untuk hauling berkisar 1,65 × 10⁻⁴ g/s/m². Sedangkan untuk Site B nilai faktor emisi setelah pengendalian menunjukkan penurunan sekitar 2,51 × 10⁻4 g/s/m². Dengan demikian, kombinasi penyiraman air dan chemical dust supressant efektif menurunkan emisi, meningkatkan kualitas udara, meminimalkan risiko K3 dengan total biaya implementasi sekitar Rp. 782.764.784.
Kata kunci : batubara, emisi debu, open pit, coal processing plant, dust supression

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
Depositing User: anik riyanti
Date Deposited: 29 May 2026 03:41
Last Modified: 29 May 2026 03:41
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51568

Actions (login required)

View Item View Item