WINIASTARI, KANIA and Martini, Rina (2026) URGENSI PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) PUBLIK DI KOTA BOGOR DALAM PERSPEKTIF GOOD ENVIRONMENTAL GOVERNANCE. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
KANIA WINIASTARI_14010122140184_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (350kB) |
|
|
Text
KANIA WINIASTARI_14010122140184_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (457kB) |
|
|
Text
KANIA WINIASTARI_14010122140184_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (289kB) |
|
|
Text
KANIA WINIASTARI_14010122140184_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (300kB) |
|
|
Text
KANIA WINIASTARI_14010122140184_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (145kB) |
|
|
Text
KANIA WINIASTARI_14010122140184_DAFPUS.pdf - Submitted Version Download (193kB) |
|
|
Text
KANIA WINIASTARI_14010122140184_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (708kB) |
Abstract
RTH publik memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan
mendukung kebutuhan sosial masyarakat perkotaan. Di Kota Bogor, penyediaan
RTH publik masih menghadapi permasalahan ketimpangan distribusi antar wilayah
sehingga akses dan manfaat RTH belum dirasakan secara merata oleh seluruh
masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan RTH publik di Kota Bogor
dalam perspektif Good Environmental Governance (GEG). Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data
melalui wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri
dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor
serta masyarakat pengguna RTH publik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan RTH publik di Kota Bogor telah
memiliki dasar regulasi, struktur kelembagaan, serta mekanisme pengelolaan yang
mendukung penyediaan RTH publik. Namun, penerapan prinsip-prinsip Good
Environmental Governance masih belum sepenuhnya mendukung pemerataan
akses RTH antar wilayah. Pengelolaan RTH masih berorientasi pada pemenuhan
administratif dan aspek teknis, sementara distribusi RTH publik antar kecamatan
masih menunjukkan ketimpangan. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan RTH
masih bersifat konsultatif, keterbukaan informasi spasial terkait distribusi RTH
belum optimal, koordinasi antar lembaga belum berjalan secara maksimal, serta
akses masyarakat terhadap pemanfaatan RTH publik belum sepenuhnya merata.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip Good Environmental
Governance dalam pengelolaan RTH publik di Kota Bogor belum sepenuhnya
mampu mendukung pemerataan akses ruang terbuka hijau bagi masyarakat. Oleh
karena itu, diperlukan penguatan tata kelola yang lebih berorientasi pada
pemerataan distribusi RTH, peningkatan koordinasi lintas sektor, keterbukaan
informasi spasial, serta keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan RTH publik.
Kata Kunci: Ruang Terbuka Hijau, Good Environmental Governance, Pemerataan
RTH, Kota Bogor
119 Ilmu Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 25 May 2026 08:48 |
| Last Modified: | 25 May 2026 08:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51464 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
