Elnanda, Dara Nazha (2024) Potensi Ekstrak Ramalina peruviana Sebagai Antibakteri Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (48kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (279kB) |
|
|
Text
6. ABSTRAK.pdf Download (9kB) |
|
|
Text
7. ABSTRACT.pdf Download (8kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR ISI.pdf Download (59kB) |
|
|
Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (99kB) |
|
|
Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (193kB) |
Abstract
Ramalina peruviana.merupakan organisme liken yang memiliki potensi antibiotik
dalam mengatasi infeksi bakteri, terutama Escherichia coli dan Staphylococcus
aureus, yang merupakan penyebab umum berbagai penyakit. Indonesia, sebagai
negara dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk dalam
kawasan Mega Biodiversity, menawarkan beragam spesies liken yang memiliki
potensi bioaktif, seperti Ramalina sp. yang tersebar luas di berbagai wilayah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol
Ramalina sp. terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Pengambilan sampel Ramalina
peruviana dilakukan di hutan Medini, Jatirejo, Jawa Tengah. Sampel dimaserasi
menggunakan pelarut etanol 96% dengan seri konsentrasi ekstrak yang digunakan
ialah 10%, 20%, dan 30%. Setiap konsentrasi dijalankan pengujian aktivitas
antibakteri meliputi penggunaan metode Kirby Bauer, uji Minimum Inhibitory
Concentration (MIC), dan analisis spektroskopi FTIR guna melihat senyawa
bioaktif yang terkandung dalam sampel. Analisis data dijalankan dengan uji two
way anova. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya Ramalina peruviana
memiliki talus tegak berwarna hijau dengan cabang subdikotomis serta terdapat
apotecia dan soralia. Meskipun ekstrak etanol Ramalina peruviana memperlihatkan
aktivitas antibakteri yang signifikan terhadap E. coli dan S. aureus berdasarkan uji
Kirby Bauer, pengujian MIC menunjukkan bahwa konsentrasi 30% dapat
menghambat pertumbuhan E. coli dan S.aureus. Identifikasi senyawa aktif
menggunakan FTIR mengungkapkan keberadaan gugus hidroksil, karbonil, dan
getaran C-H aromatik pada ekstrak. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa
konsentrasi secara signifikan mempengaruhi aktivitas antibakteri terhadap E. coli
dan S. aureus serta aktivitas KHM (Sig. > 0,05), sedangkan diameter zona hambat
tidak berpengaruh signifikan terhadap aktivitas antibakteri dan KHM terhadap
kedua bakteri tersebut (Sig. > 0,05).
Kata kunci: Antibakteri, Ramalina peruviana, Escherichia coli, Staphylococcus
aureus
(NO. KETERSEDIAAN : 132/B.TEK/2024)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 25 May 2026 08:04 |
| Last Modified: | 25 May 2026 08:55 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51456 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
