Search for collections on Undip Repository

Uji Antibakteri Senyawa Ekstrak Etanol Sirih Hijau dan Sirih Merah terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli serta Penambatan Molekulernya

Ayuningtyas, Annisa Nur (2024) Uji Antibakteri Senyawa Ekstrak Etanol Sirih Hijau dan Sirih Merah terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli serta Penambatan Molekulernya. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. Halaman Judul.pdf] Text
1. Halaman Judul.pdf

Download (44kB)
[thumbnail of 2. Halaman Pengesahan.pdf] Text
2. Halaman Pengesahan.pdf

Download (101kB)
[thumbnail of 4. Abstrak Abstract.pdf] Text
4. Abstrak Abstract.pdf

Download (12kB)
[thumbnail of 5. Daftar Isi.pdf] Text
5. Daftar Isi.pdf

Download (15kB)
[thumbnail of 9. BAB I Pendahuluan.pdf] Text
9. BAB I Pendahuluan.pdf

Download (110kB)
[thumbnail of 14. Daftar Pustaka.pdf] Text
14. Daftar Pustaka.pdf

Download (233kB)

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan kejadian dimana suatu mikroorganisme
patogen masuk dan memperbanyakan diri di dalam saluran kemih. Penyakit ISK
lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria. Hal ini dikarenakan
anatomi dari saluran kemih wanita terletak pada bagian bawah dan berdekatan
dengan organ reproduksi. Mikroorganisme penyebab ISK berasal dari bakteri gramnegatif dan gram-positif yang berasal dari usus besar. Sejak dahulu, Indonesia telah
menggunakan tanaman herbal untuk mengatasi permasalahan pada organ
kewanitaan. Tanaman yang biasa digunakan adalah sirih hijau dan sirih merah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik molekuler sirih hijau
dan sirih merah, aktivitas antibakteri dari sirih hijau dan sirih merah pada bakteri
Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, dan potensi senyawa fitokimia dari
sirih hijau dan sirih merah sebagai antibakteri pada saluran kemih wanita
berdasarkan penambatan molekuler. Metode yang dilakukan meliputi identifikasi
molekuler sirih hijau dan sirih merah, uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri S.
aureus dan E. coli, analisis PASS online, penambatan molekuler, uji 5 aturan
Lipinski, ADMET, serta analisis data. Hasil karakterisasi molekuler tanaman sirih
hijau menunjukkan kesamaan tertinggi dengan Piper betle MG208083.1 sebesar
99.18% dan tanaman sirih merah dengan Piper crocatum ON710843.1 sebesar
93.61%. Aktivitas antibakteri ekstrak sirih hijau mampu menghambat pertumbuhan
bakteri S. aureus dan E. coli berkisar antara 0.76-1.26 mm. Sedangkan ekstrak sirih
merah tidak mampu menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli. Selain
itu, secara uji in silico menunjukkan senyawa hydroxychavicol dan eugenol dari
sirih hijau lebih berpotensi sebagai antibakteri pada saluran kemih wanita
dibandingkan senyawa myrcene dan phytol dari sirih merah.
Kata Kunci : Antibakteri, Penambatan Molekuler, Sirih Hijau, Sirih Merah, Infeksi
Saluran Kemih

(NO. KETERSEDIAAN : 122/B.TEK/2024)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 25 May 2026 03:53
Last Modified: 25 May 2026 03:53
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51374

Actions (login required)

View Item View Item