Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza) PADA PAKAN KOMERSIAL DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP EFISIENSI PAKAN PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus) (24da633)

MUSTHOFA, RAHMAT (2024) PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza) PADA PAKAN KOMERSIAL DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP EFISIENSI PAKAN PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus) (24da633). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Rahmat Musthofa 24da633 FULL.pdf] Text
Rahmat Musthofa 24da633 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Ikan tawes (B. gonionotus) merupakan ikan konsumsi dengan nilai
ekonomis yang harganya terjangkau masyarakat. Kendala dalam berbudidaya ikan
tawes yaitu pertumbuhannya yang lambat. Perlu adanya inovasi pada pakan yang
merupakan sumber utama nutrisi pada ikan. Penambahan zat additif dalam pakan
berguna untuk meningkatkan nafsu makan pada ikan. Bahan yang dapat digunakan
yaitu ekstrak temulawak. Kandungan minyak atsiri dan kurkumin berfungsi untuk
meningkatkan nafsu makan, merangsang dinding empedu mengeluarkan cairan,
merangsang keluarnya getah pankreas yang mengandung enzim amilase, lipase dan
protease untuk meningkatkan pencernaan bahan pakan. Tujuan dari penelitian ini
untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak temulawak dalam pakan buatan
terhadap terhadap pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan ikan tawes.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak
Lengkap (RAL), terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diujikan
yaitu perlakuan A (0 g/kg), B (10 g/kg), C (15 g/kg), D (20 g/kg), E (25 g/kg). Ikan
uji yang digunakan yaitu ikan tawes dengan bobot 2.44 – 2.67 gram dengan padat
tebar 15 ekor/wadah. Ikan dipelihara pada akuarium bervolume 20 liter.
Pemeliharaan dilakukan selama 42 hari dengan pemberian pakan pada pukul 07.00,
12.00 dan 17.00. Hasil menunjukkan bahwa penambahan ekstrak temulawak
memberikan pengaruh nyata (P < 0.05) terhadap TKP, EPP, FCR, SGR dan bobot
mutlak. Hasil tertinggi penambahan ekstrak temulawak adalah perlakuan D (20
g/kg) yang mampu menghasilkan TKP sebesar 54.36±2.47 gram; EPP sebesar
83.04±2.46 %; FCR sebesar 1.11±0.01; bobot mutlak sebesar 3.64±0.23 gram ; dan
SGR sebesar 1.82±0.04% /hari. Sedangkan nilai SR terbaik pada perlakuan B (10
g/kg) yaitu sebesar 96.67±3.85%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ikan tawes, pakan, produksi, temulawak
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 25 May 2026 01:57
Last Modified: 25 May 2026 01:57
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51368

Actions (login required)

View Item View Item