Fauziah, Zahra (2024) Karakterisasi Elektrokimia Efek Pembatasan Oksigen Pada Proses Inkubasi Ragi Saccharomyces cerevisiae Terhadap Aktivitas Transfer Elektron Dalam Aplikasi Microbial Fuel Cell. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
01. Cover.pdf Download (125kB) |
|
|
Text
03. Halaman Pengesahan.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
05. Daftar Isi.pdf Download (131kB) |
|
|
Text
09. Abstrak.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
10. Bab I.pdf Download (167kB) |
|
|
Text
15. Daftar Pustaka.pdf Download (237kB) |
Abstract
Perak merupakan salah satu komponen kimia yang telah lama dimanfaatkan
sebagai antibakteri. Logam perak dalam bentuk nanopartikel banyak mendapatkan
perhatikan dikarenakan keluasan manfaatnya sebagai antibakteri. Salah satu metode
untuk mendapatkan nanopartikel perak adalah green synthesis nanopartikel.
Metode tersebut menggunakan reduktor alami dari tumbuhan maupun microba
yang memiliki sifat antioksidan. Fermentasi dibuktikan dapat meningkatkan
bioaktivitas dan bioavailabilitas ekstrak tanaman herbal. Daun salam merupakan
salah satu tanaman herbal yang kaya akan antioksidan. Daun salam mengandung
flavonoid, fenolik, terpenoid, serta saponin. Fermentasi membuktikan dapat
meningkatkan bioaktivitas serta bioavailabilitas ekstrak daun salam dengan
peningkatan aktivitas antioksidannya. Oleh karena itu dilakukan penelitian
mengenai efek produk fermentasi daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap sifat
antibakteri nanopartikel perak serta perngaruhnya terhadap toksisitas.
Penelitian dilakukan dengan beberapa tahap seperti, produksi fermentasi
daun salam dengan A. Niger selama 48 jam. Lalu dilakukan ekstraksi produk
fermentasi, serta konfirmasi total fenolik dan total flavonoid. Green synthesis
nanopartikel perak dengan ekstrak daun salam fermentasi dan non-fermentasi (F
dan NF) dilakukan dengan variasi konsentrasi 100 ppm, 250 ppm, 500 ppm serta
perbandingan ekstrak dengan larutan AgNO2 1:1, 1:2, 1:3. Karakterisasi
menggunakan spektroskopi UV-vis serta FTIR, Uji bioaktifitas meliputi anti bakteri
dan toksisitas BSLT.
Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan ekstrak F mengalami
peningkatan kadar fenolik dan flavonoid. Nanopartikel perak dari hasil green
synthesis dengan daun salam yang paling optimum yaitu pada konsentrasi 100 ppm
dengan warna kuning bening, dan perbandingan optimum ekstrak daun salam dan
larutan AgNO3 yaitu 1:3 yang tidak mengalami banyak perubahan warna selama
pengamatan 96 jam. Hasil pengukuran spektroskopi UV-Vis menunjukkan bahwa
besar absorbansi AgNPs ekstrak non-fermentasi (NF) lebih rendah dibandingkan
dengan AgNPs fermentasi (F) serta panjang gelombang SPR AgNPs-F lebih kecil
yaitu konsisten pada 415 nm. Pada AgNPs-NF puncak SPR mengalami pergeseran
424-427 yang diduga terpengaruh oleh proses aglomerasi. Karakterisasi FTIR yang
dilakukan terhadap ekstrak F (sebelum dan setelah sintesis) menunjukkan
pergeseran pita spektra dan berkurangnya persen transmitan pada 3445 cm-1 dan
1634 cm-1 yang mengindikasikan ikatan O-H dan C=C yang berperan dalam reduksi
dan capping pada produk AgNPs-F. Uji aktivitas mengatakan produk AgNPs-F
memiliki kapasitas anti bakteri yang lebih rendah, serta toksisitas yang 20% lebih
kecil mortalitasnya dibandingkan AgNPs-F. Penelitian yang dilakukan
menunjukkan bahwa AgNPs dengan ekstrak F daun salam lebih stabil dan memiliki
toksisitas lebih rendah.
Kata kunci : Fermentasi, Daun Salam, Green synthesis, nanopartikel perak,
Antimikroba
(NO. KETERSEDIAAN : 2222/C/2024)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 22 May 2026 09:39 |
| Last Modified: | 22 May 2026 09:39 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51356 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
