Maharani, Tiara Kusuma (2024) Green Synthesis Nanopartikel Ag menggunakan Ekstrak Fermentasi Daun Sirsak (Annona muricata) dan Pengaruhnya Terhadap Aktivitas Antimikroba. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
01. Cover.pdf Download (66kB) |
|
|
Text
03. Halaman Pengesahan.pdf Download (367kB) |
|
|
Text
05. Daftar Isi.pdf Download (39kB) |
|
|
Text
09. Abstrak.pdf Download (16kB) |
|
|
Text
10. Bab 1.pdf Download (18kB) |
|
|
Text
15. Daftar Pustaka.pdf Download (166kB) |
Abstract
Perak memiliki aktivitas antibakteri yang kuat dan telah digunakan sebagai
bakterisida sejak lama. Nanopartikel perak mempunyai kemampuan untuk
menghancurkan membrane bakteri dan merusak DNA setelah memasuki sel
bakteri. Sintesis nanopartikel dapat dilakukan dengan banyak cara diantaranya
metode fisika, kimia, dan green synthesis. Metode green synthesis merupakan
metode yang aman, biokompatibel, dan ramah lingkungan untuk mensintesis
nanopartikel menggunakan tanaman dan mikroorganisme sebagai bioreduktor.
Ektrak metanol dan air daun sirsak berperan sebagai antioksidan dan mengandung
senyawa alkaloid, terpenoid, flavonoid, tanin, fenol, dan saponin Fermentasi daun
sirsak menghasilkan produk dengan kandungan fenolik dan flavonoid yang tinggi,
yang kemudian digunakan sebagai bioreduktor dalam sintesis AgNPs. Penelitian
tentang green synthesis nanopartikel perak serta pengaruhnya terhadap aktivitas
antimikroba serta toksisitasnya menggunakan ekstrak fermentasi daun sirsak
(Annona muricata) belum pernah dilaporkan.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan green synthesis nanopartikel
perak (AgNPs) menggunakan ekstrak fermentasi daun sirsak (Annona muricata)
dengan Aspergillus niger. Tahapan penelitian meliputi fermentasi daun sirsak,
ekstraksi hasil fermentasi, green synthesis AgNPs menggunakan bioreduktor
ekstrak daun sirsak, karakterisasi produk AgNPs menggunakan spektrofotometer
UV-Vis dan Fourier Transform Infra Red (FTIR), serta pengujian aktivitas
antimikroba dan toksisitas.
Hasil penelitian menunjukkan AgNPs-F hasil green synthesis dengan
konsentrasi optimum 250 ppm menggunakan perbandingan ekstrak dengan larutan
AgNO3 sebesar 1:3 lebih stabil dilihat secara visual dengan minimnya perubahan
warna dalam rentang waktu pengamatan 96 jam. Hasil karakterisasi
spektrofotometer UV-Vis AgNPs-F menunjukkan kestabilan puncak plasmon pada
panjang gelombang 443 nm dalam rentang waktu pengamatan 96 jam. Sebaliknya
panjang gelombang pada AgNPs-NF mengalami fluktuasi yang menunjukkan
bahwa AgNPs-NF kurang stabil dibandingkan dengan AgNPs-F. Hasil
karakterisasi FTIR menunjukkan bahwa terjadi pergeseran pita serapan serta
berkurangnya persen transmitan (O-H) dan (C=O) mengindikasikan pengurangan
intensitas gugus (O-H) dan (C=O) sebagai reduktor pembentukan AgNPs. Uji
aktivitas antimikroba menunjukkan bahwa AgNPs-F menghasikan zona hambat
yang lebih besar dibandingkan AgNPs-NF. Toksisitas yang dimiliki produk
AgNPs-F lebih tinggi 15% dibandingkan AgNPs-NF. Penelitian ini menunjukkan
potensi penggunaan ekstrak fermentasi daun sirsak sebagai bioreduktor dalam
green synthesis menghasilkan AgNPs yang lebih stabil dan memiliki potensi
antibakteri tanpa meningkatkan toksisitas.
Kata kunci: Green synthesis, nanopartikel perak, ekstrak fermentasi, daun sirsak,
Aspergillus niger, antimikroba, toksisitas.
(NO. KETERSEDIAAN : 2226/C/2024)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 22 May 2026 08:54 |
| Last Modified: | 22 May 2026 08:54 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51351 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
