Putri, Felicia Yora Afrilia and Sugiyanto, Yosep Ferdinand Rahmat and Radityastuti, Radityastuti (2026) PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMENTASI VITAMIN D3 TERHADAP KADAR 25(OH)D DAN SKOR PASI PADA PENDERITA PSORIASIS VULGARIS. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (Abstrak Thesis YA)
Abstrak Thesis YA.pdf Download (132kB) |
Abstract
Latar Belakang: Psoriasis vulgaris merupakan penyakit inflamasi kronis yang sangat dipengaruhi oleh mekanisme imunologis dan sering dikaitkan dengan defisiensi vitamin D. Meskipun beberapa penelitian terbaru telah mengevaluasi suplementasi vitamin D3, hasilnya masih bervariasi, dan peran dosis harian sedang dalam meningkatkan kadar serum 25(OH)D serta menurunkan skor Psoriasis Area and Severity Index (PASI) belum sepenuhnya jelas.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi vitamin D3 terhadap kadar serum 25(OH)D dan skor PASI pada pasien psoriasis vulgaris.
Metode: Penelitian ini merupakan uji klinis acak terkontrol ganda-buta dengan rancangan tiga kelompok paralel pre–post test. Sebanyak 31 pasien psoriasis vulgaris di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUP Dr. Kariadi Semarang (November–Desember 2025) dibagi secara acak ke dalam tiga kelompok: plasebo (n=10), vitamin D3 1000 IU (n=11), dan vitamin D3 5000 IU (n=10). Kadar serum 25(OH)D dan skor PASI diukur pada hari ke-0 dan hari ke-30. Analisis statistik dilakukan menggunakan paired t-test dan ANOVA dengan tingkat signifikansi p<0,05.
Hasil: Suplementasi vitamin D3 dosis 1000 IU dan 5000 IU meningkatkan kadar serum 25(OH)D secara signifikan dibanding plasebo (p<0,001), dengan peningkatan lebih bermakna pada kelompok 5000 IU dibanding 1000 IU (p=0,02). Skor PASI menurun signifikan pada kedua kelompok suplementasi dibanding plasebo (p<0,05), namun tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok 1000 IU dan 5000 IU (p=0,31). Tidak ditemukan keluhan alergi atau efek samping pada seluruh kelompok.
Kesimpulan: Suplementasi vitamin D3 harian dengan dosis 1000 IU dan 5000 IU aman tanpa efek samping signifikan, efektif meningkatkan kadar serum 25(OH)D, serta menurunkan skor PASI pada pasien psoriasis vulgaris. Peningkatan kadar 25(OH)D lebih tinggi secara bermakna pada kelompok 5000 IU dibandingkan 1000 IU, meskipun penurunan skor PASI tidak berbeda bermakna antar kelompok. Penelitian lanjutan dengan durasi lebih panjang diperlukan untuk menentukan dosis optimal dan manfaat klinis jangka panjang.
Kata kunci: Psoriasis vulgaris, vitamin D3, 25(OH)D, PASI, uji klinis acak
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Psoriasis vulgaris, vitamin D3, 25(OH)D, PASI, uji klinis acak |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 07:41 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 07:41 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51324 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
