NATALIANI, MIRANDA (2024) PEMANFAATAN TEPUNG DAUN INDIGOFERA (Indigofera zollingeriana) SEBAGAI SUBTITUSI BAHAN BAKU NABATI DALAM FORMULASI PAKAN PATIN (Pangasius pangasius) (24da626). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Miranda Nataliani 24da626 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
iliki nutrisi yang tinggi, mudah didapat, dan mudah diolah. Tanaman
indigofera (Indigofera zollingeriana) merupakan tanaman yang mudah didapat
karena melimpah dan tumbuh sepanjang tahun sehingga dapat dimanfaatkan
sebagai bahan baku pakan alternatif yang potensial, karena memiliki kandungan
protein kasar 25-30%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi tepung
daun indigofera sebagai substitusi bahan baku nabati dalam formulasi pakan patin
(Pangasius pangasius), menyusun dan menganalisis formulasi, menguji kualitas
pakan tersebut secara organoleptik, fisik, dan respon pakan patin terhadap pakan uji
yang diberikan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan
4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut yaitu formulasi pakan A, B, C, dan
D dengan substitusi bahan baku nabati (tepung bungkil kedelai) dengan tepung
daun indigofera, masing-masing dengan perbandingan 100:0, 75:25, 50:50, dan
25:75%. Ikan uji yang digunakan adalah patin dengan panjang tubuh individu rata
rata 9.36±0.26 cm dan bobot rata-rata 5.92±0.47 g. Ikan uji dipelihara dalam
akuarium berukuran (45x30x30) cm3 dengan volume air 30 L dan kepadatan 10
ekor patin per akuarium. Variabel yang diamati adalah uji organoleptik (tekstur,
aroma, warna), uji fisik (daya apung, kecepatan tenggelam, tingkat kekerasan,
homogenitas, kecepatan pecah pakan), dan uji respon. Sebelum dilakukan uji
respon, ikan diaklimatisasikan selama 7 hari terhadap lingkungan yang baru. Uji
respon dilakukan menggunakan metode pemberian pakan uji at satiation dengan
frekuensi 2 kali sehari. Berdasarkan pada uji respon, diperoleh nilai total konsumsi
pakan uji untuk perlakuan A, B, C, dan D masing-masing sebesar (4.820.48),
(5.160.34), (3.380.40), dan (3.460.34) g. Hasil analisis statistik menunjukkan
bahwa perbedaan formulasi berpengaruh (P<0.05) terhadap nilai uji organoleptik,
fisik, dan respon oleh patin. Selama periode penelitian, nilai parameter kualitas air
berada pada kisaran yang layak untuk patin.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | formulasi pakan, organoleptik, patin, respon ikan, uji fisik |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 22 May 2026 03:51 |
| Last Modified: | 22 May 2026 03:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51305 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
