LUMBAN GAOL, JOSUA GABRIEL (2024) POTENSI JAMUR ASOSIASI MOLUSKA SEBAGAI ANTI-PATOGEN PADA MANUSIA (24dik625). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Josua Gabriel 24dik625 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Moluska merupakan organisme invertebrata yang mempunyai metabolit
sekunder dalam adaptasi terhadap lingkungan sekitarnya. Metabolit sekunder yang
dimiliki oleh moluska juga dimiliki oleh jamur yang berasosiasi dengan moluska.
Jamur asosiasi, yang hidup dalam hubungan asosiasi dengan organisme moluska
terbukti menghasilkan beragam senyawa metabolit sekunder yang memiliki potensi
anti mikroba patogen bagi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari potensi
jamur asosiasi moluska dan mengetahui aktivitas senyawa metabolit sekunder oleh
jamur asosiasi sebagai bioprospeksi anti mikroba patogen yang menyebabkan
penyakit pada manusia. Jamur asosiasi moluska diidentifikasi secara markoskopis
dan mikroskopis kemudian ekstrak jamur asosiasi moluska melewati tahapan
skrining fitokimia dan uji kromatografi lapis tipis (KLT). Pengujian antibakteri dan
antijamur penyebab patogen pada manusia diuji terhadap bakteri patogen Eschericia
coli; Staphylococcus aureus dan jamur patogen Candida albicans; Trichoderma
harzianum. Konsentrasi ekstrak isolat jamur asosiasi diuji pada konsentrasi ekstrak
sebesar 1000 μg/disc dengan waktu pengamatam selama 3 x 12 jam. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ekstrak isolat jamur G1T4 memiliki aktivitas antibakteri dan
antijamur terhadap keempat patogen uji, dibuktikan zona bening yang terbentuk.
Ekstrak isolat B3M6, B4T6 dan B2L4 juga mempunyai aktivitas antibakteri terhadap
patogen S. aureus, E. coli, dan jamur uji C. albicans. Akan tetapi ketiga ekstrak isolat
tersebut tidak mempunyai aktivitas terhadap jamur patogen uji T. harzianum. Zona
bening yang terbentuk pada media menunjukkan adanya aktivitas metabolit sekunder
atau senyawa aktif yang terkandung dalam ekstrak jamur asosiasi. Melalui skrining
uji fitokimia dan KLT diketahui senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada
ekstrak jamur asosiasi moluska yakni metabolit sekunder berupa flavonoid, alkaloid
dan saponin yang aktif sebagai senyawa antibakteri dan antijamur penyebab patogen
pada manusia.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Human Pathogens, Jamur Asosiasi Moluska, Metabolit Sekunder. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 22 May 2026 03:48 |
| Last Modified: | 22 May 2026 03:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51303 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
