Chionardes, Melissa Angela and Karjono, Bambang Joni and Partiningrum, Dwi Lestari (2026) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Frailty pada Pasien Geriatri dengan Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Kronik di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-TESIS)
MELISSA ANGELA-22040222310016-TESIS-ABSTRAK.pdf Download (219kB) |
Abstract
Latar Belakang: Frailty merupakan sindrom multidimensional yang ditandai dengan penurunan cadangan fisiologis dan peningkatan kerentanan terhadap stresor, yang sering ditemukan pada pasien penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis (HD). Frailty berhubungan dengan peningkatan morbiditas, mortalitas, dan penurunan kualitas hidup. Identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian frailty pada pasien geriatri yang menjalani HD penting untuk mendukung deteksi dan intervensi dini.
Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian frailty pada pasien geriatri dengan PGK yang menjalani hemodialisis kronik di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional) yang dilakukan pada pasien geriatri dengan PGK yang menjalani HD kronik di Unit Hemodialisis RSUP Dr. Kariadi Semarang pada Februari–April 2026. Sebanyak 60 subjek penelitian dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Frailty dinilai menggunakan Frailty Index (40 item). Variabel bebas yang diteliti meliputi jumlah skor Charlson Comorbidity Index, malnutrisi, depresi, dan aktivitas fisik. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan continuity correction, sedangkan analisis multivariat menggunakan regresi logistik biner. Nilai p<0,05 dianggap bermakna.
Hasil: Prevalensi frailty pada penelitian ini sebesar 53,3%. Analisis bivariat menunjukkan hubungan bermakna antara aktivitas fisik rendah (p<0,001; PR=9,435; 95%CI:1,412–63,038), jumlah skor CCI ≥5 (p=0,011; PR=2,333; 95%CI:1,145–4,754), dan malnutrisi (p=0,025; PR=1,894; 95%CI:1,278–2,807) dengan kejadian frailty. Status depresi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna (p=0,083). Analisis multivariat menunjukkan aktivitas fisik rendah (p=0,008; OR=23,506; 95%CI:2,241–246,536), malnutrisi (p=0,047; OR=6,811; 95%CI:1,027–45,173), dan jumlah skor CCI ≥5 (p=0,030; OR=5,086; 95%CI:1,166–22,197) merupakan faktor independen yang berhubungan dengan frailty. Aktivitas fisik rendah merupakan faktor yang paling dominan.
Kesimpulan: Aktivitas fisik rendah, malnutrisi, dan jumlah skor CCI ≥5 berhubungan secara bermakna dengan kejadian frailty pada pasien geriatri dengan PGK yang menjalani hemodialisis kronik. Aktivitas fisik rendah merupakan faktor yang paling dominan. Intervensi berbasis peningkatan aktivitas fisik dan perbaikan status nutrisi berpotensi mencegah dan memperbaiki frailty pada populasi ini.
Kata kunci: frailty, penyakit ginjal kronik, hemodialisis, geriatri, aktivitas fisik, malnutrisi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | frailty, penyakit ginjal kronik, hemodialisis, geriatri, aktivitas fisik, malnutrisi |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 22 May 2026 04:11 |
| Last Modified: | 22 May 2026 04:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51273 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
