Search for collections on Undip Repository

Enkapsulasi Kurkumin dalam Liposom dari Fosfolipida Biji Kedelai (Asolektin)

Wahidah, Salma Nuha (2024) Enkapsulasi Kurkumin dalam Liposom dari Fosfolipida Biji Kedelai (Asolektin). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (199kB)
[thumbnail of 3. Halaman Pengesahan.pdf] Text
3. Halaman Pengesahan.pdf

Download (45kB)
[thumbnail of 5. Daftar Isi.pdf] Text
5. Daftar Isi.pdf

Download (241kB)
[thumbnail of 9. Abstrak.pdf] Text
9. Abstrak.pdf

Download (192kB)
[thumbnail of 10. Abstract.pdf] Text
10. Abstract.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of 11. BAB I Pendahuluan.pdf] Text
11. BAB I Pendahuluan.pdf

Download (200kB)
[thumbnail of 16. Daftar Pustaka.pdf] Text
16. Daftar Pustaka.pdf

Download (344kB)
[thumbnail of Salma Nuha Wahidah.zip] Archive
Salma Nuha Wahidah.zip
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

k sifat antiinflamasi, antioksidan, dan potensi perlindungan atas penyakit
akut seperti penyakit jantung, kanker dan alzheimer. Kurkumin masih memiliki
kekurangan yaitu rendahnya sifat bioavailabilitas seperti rendahnya kestabilan
kimia, rendahnya kelarutan dalam media air, dan adsorpsi yang rendah. Maka
diperlukan enkapsulasi kurkumin dalam liposom sebagai sistem penghantar yang
efisien. Penambahan didodecyldimetylammonium bromide (DDAB) menjadikan
liposom bersifat kationik yang memiliki biokompatibilitas dan imunogenisitas
yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat isolasi fosfolipida dari biji
wijen dan membandingkan pengaruh penambahan DDAB terhadap efisiensi
enkapsulasi kurkumin dalam liposom asolektin menggunakan analisis spektroskopi
UV-Vis.
Metode penelitian ini terdapat empat tahap. Tahap pertama adalah isolasi
fosfolipida dari biji wijen. Tahap kedua adalah pembuatan kurva standar dan
pembuatan Phosphat Buffer Saline (PBS) dengan pH 7,4. Tahap ketiga yaitu
enkapsulasi kurkumin dalam liposom asolektin dengan penambahan DDAB
menggunakan metode hidrasi lapis tipis dengan variasi konsentrasi kurkumin 10,
20, 30, 40 mg/L. Tahap terakhir adalah penentuan nilai efisiensi enkapsulasi
menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis.
Hasil penelitian menunjukkan fosfolipida dari isolasi fosfolipida wijen
dihasilkan 0,8945 g dari 5,048 kg wijen kering. Persen rendemen diperoleh sebesar
0,0177%. Hasil penelitian membuktikan fosfolipida asolektin dapat digunakan
untuk mengenkapsulasi kurkumin dengan hasil berupa larutan kuning berisi
endapan liposom berwarna orange. Hasil efisiensi enkapsulasi kurkumin tanpa
DDAB pada konsentrasi 20 mg/L mengalami penurunan 2,28% setelah
penambahan DDAB. Pada enkapsulasi kurkumin tanpa DDAB konsentrasi 30
mg/L, nilai efisiensi enkapsulasi mengalami kenaikan 0,74% setelah penambahan
DDAB. Hal itu menunjukkan bahwa penambahan DDAB dapat mempengaruhi
perubahan nilai efisiensi enkapsulasi kurkumin.
Kata kunci: kurkumin, asolektin, liposom kationik, didecyldimetylammonium
bromida

(NO. KETERSEDIAAN : 2216/C/2024)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 21 May 2026 07:36
Last Modified: 21 May 2026 07:36
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51258

Actions (login required)

View Item View Item