ZARKANI, Azza Rosyadi Zarkani (2026) PERAN KOMITE CSR DALAM MEMODERASI HUBUNGAN KARAKTERISTIK DEWAN DIREKSI TERHADAP PENGUNGKAPAN LINGKUNGAN (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024). Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika & Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12030122140236.pdf - Published Version Download (686kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12030122140236.pdf - Published Version Download (419kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12030122140236.pdf - Published Version Download (327kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12030122140236.pdf - Published Version Download (793kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12030122140236.pdf - Published Version Download (758kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12030122140236.pdf Restricted to Repository staff only Download (16MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh karakteristik dewan direksi yang diproksikan melalui ukuran dewan, kedisiplinan dewan, keberagaman dewan, dan masa jabatan dewan terhadap pengungkapan lingkungan, serta menganalisis peran Komite Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi. Mengintegrasikan Behavioral Theory of the Firm dan Upper Echelons Theory, kajian ini menelaah bagaimana struktur tata kelola internal mendorong transparansi aspek keberlanjutan.
Menggunakan metode kuantitatif, data sekunder diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan database Bloomberg Terminal untuk mengukur indeks pengungkapan lingkungan berdasarkan standar Global Reporting Initiative (GRI) seri 300. Populasi penelitian meliputi perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Melalui teknik purposive sampling, didapatkan sampel final sebanyak 48 perusahaan dengan total 240 observasi yang diuji menggunakan analisis regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA).
Hasil analisis menunjukkan bahwa kedisiplinan dewan direksi (frekuensi rapat) berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan lingkungan, sedangkan masa jabatan dewan berpengaruh negatif signifikan. Sebaliknya, ukuran dewan dan keberagaman dewan tidak memiliki pengaruh signifikan. Lebih lanjut, komite CSR ditemukan tidak mampu memoderasi hubungan seluruh karakteristik dewan terhadap pengungkapan lingkungan, yang mengindikasikan bahwa pembentukan komite tersebut masih cenderung bersifat simbolis (decoupling) demi kepatuhan formal terhadap regulasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karakteristik Dewan Direksi, Pengungkapan Lingkungan, Komite CSR, Perusahaan Manufaktur, |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Accounting |
| Depositing User: | Akuntansi Lib |
| Date Deposited: | 21 May 2026 07:19 |
| Last Modified: | 21 May 2026 07:21 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51252 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
