AGUSTINA, KAMILATUN NISA’ (2024) OPTIMASI KONSENTRASI PELARUT DAN WAKTU EKSTRAKSI TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK Haematococcus pluvialis DENGAN METODE TAGUCHI DAN GREY RELATIONAL ANALYSIS (GRA) (24dt611). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Kamilatun Nisa' Agustina 24dt611 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Haematococcus pluvialis adalah mikroalga yang kaya akan senyawa
bioaktif terutama pigmen astaxanthin. Kandungan senyawa bioaktif tersebut
memiliki potensi sebagai antioksidan. Ekstrak H. pluvialis dapat diperoleh dengan
metode ekstraksi Bligh and Dyer menggunakan variasi konsentrasi pelarut metanol
dan lama waktu ekstraksi. Metode Bligh and Dyer dilakukan dengan maserasi
menggunakan pelarut kloroform, metanol dan aquades dengan perbandingan
1:1:0,9. Variasi faktor yang digunakan yaitu konsentrasi pelarut metanol 50%, 75%
dan 100% serta waktu ekstraksi selama 60 menit, 120 menit dan 180 menit. Tujuan
penelitian dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pelarut
metanol dan waktu ekstraksi terhadap aktivitas antioksidan ekstrak H. pluvialis.
Metode optimasi Taguchi digunakan untuk menentukan kondisi optimal respon
tunggal, sedangkan metode Grey Relational Analysis (GRA) digunakan untuk
menentukan kondisi optimal multi respon. Data hasil respon Total Phenolic Content
(TPC), Total Flavonoid Content (TFC), kadar pigmen, aktivitas antioksidan, dan
warna dianalisis menggunakan metode Taguchi untuk respon tunggal dan metode
GRA untuk multi respon dengan bantuan software Minitab 20. Hasil penelitian
respon tunggal menunjukkan bahwa konsentrasi pelarut metanol memiliki
pengaruh signifikan terhadap TFC, kadar pigmen, aktivitas antioksidan dan warna,
sedangkan waktu ekstraksi tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap semua
respon. Optimasi respon tunggal didapatkan hasil TPC 18,40 mgGAE/g, TFC 77,02
mgQE/g, pigmen karotenoid 17,18 µg/mL, pigmen β-karoten 3,62 µg/mL, pigmen
astaxanthin 13,74 µg/mL, aktivitas antioksidan DPPH 47%, antioksidan H2O2 53%,
antioksidan TEAC 108,00 mgTE/g, warna L* 16,38, warna a* 4,62 dan warna b*
5,91. Hasil optimasi multi respon menunjukkan kondisi optimal didapatkan pada
konsentrasi pelarut 75% dan waktu ekstraksi 120 menit. Kesimpulan yang
didapatkan pada hasil multi respon yaitu konsentrasi pelarut memiliki pengaruh
signifikan, sedangkan waktu ekstraksi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap
aktivitas antioksidan ekstrak H. pluvialis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antioksidan, Ekstraksi, GRA, H. pluvialis, Pelarut, Taguchi, Waktu |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fishery Products Technology |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 21 May 2026 06:13 |
| Last Modified: | 21 May 2026 06:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51245 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
