SUKMAWATI, KYKY (2024) PENGARUH TANAMAN YANG BERBEDA TERHADAP PERFORMA KUALITAS AIR DAN PERTUMBUHAN IKAN KOI (Cyprinus carpio L.) PADA SISTEM AKUAPONIK (24da588). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Kyky Sukmawati 24da588 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Ikan koi (Cyprinus carpio L.) merupakan ikan hias air tawar yang bernilai
ekonomis tinggi. Budidaya koi mulai beralih dari sistem ekstensif ke sistem intensif
sehingga kualitas air menurun. Sistem akuaponik dapat menjadi solusi. Penelitian
bertujuan untuk mengetahui pengaruh tanaman yang berbeda dan tanaman yang
paling baik dalam menjaga kualitas air dan pertumbuhan ikan koi. Penelitian ini
dilakukan selama 30 hari. Kepadatan ikan 20 ekor/wadah dengan rerata bobot awal
3,74±0,27 g dan panjang 6,2±0,14 cm. Penelitian ini menggunakan metode
eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 ulangan, dengan
perlakuan P0 (tanpa tanaman), Ps (selada) bobot awal 2,40±0,13 g, Pb (bayam
jepang) 2,12±0,07 g, dan Pk (kangkung air) 2,34±0,11 g. Variabel yang diamati
meliputi kualitas air, pertumbuhan bobot dan panjang mutlak ikan, Specific Growth
Rate (SGR), Total Konsumsi Pakan (TKP), Feed Conversion Ratio (FCR), Survival
Rate (SR), bobot tanaman, dan bahan organik total (BOT). Hasil studi menunjukkan
bahwa tanaman yang berbeda berpengaruh (P<0,05) terhadap kualitas air dan
pertumbuhan ikan koi pada sistem akuaponik serta tanaman memiliki perbedaan
kemampuan dalam penyerapan amonia dan nitrat. Performa nilai terbaik TAN
removal 35,58% dan VTR 106,776 g/m3/hari terdapat pada perlakuan selada,
sedangkan penurunan nitrat terbaik 7,35 mg/l saluran inlet dan 4,74 mg/l saluran
outlet terdapat pada perlakuan kangkung. Nilai BOT terendah terdapat pada
perlakuan kangkung sebesar 36,66%; bayam jepang 41,80%; selada 47,57%; dan
tertinggi perlakuan tanpa tanaman 52,71%. Pertumbuhan ikan koi terbaik diperoleh
pada perlakuan selada meliputi pertumbuhan bobot 4,33 g; panjang 3,3 cm; SGR
2,55%/hari; dan FCR 1,75. TKP tertinggi terdapat pada perlakuan kangkung 169,47
g. Nilai SR seluruh perlakuan tanaman 100%, sedangkan tanpa tanaman 90%.
Performa pertumbuhan bobot tanaman kangkung 125,72 g; selada 28,21 g; dan
bayam jepang 4,07 g.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | akuaponik, koi, selada, bayam jepang, kangkung air |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 20 May 2026 07:24 |
| Last Modified: | 20 May 2026 07:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51174 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
